20 October 2026

Get In Touch

Anggota DPRD Palangka Raya Ingatkan Manfaat Layanan Bus Oksigen dan Bukan Program Seremonial

Layanan bus oksigen keliling diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan
Layanan bus oksigen keliling diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan

PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) telah meluncurkan layanan bus oksigen keliling gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery menyatakan bahwa layanan ini bertujuan membantu mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

"Kehadiran bus oksigen keliling menjadi penting mengingat masyarakat membutuhkan akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau ketika mengalami gangguan pernapasan, terlebih bagi kelompok rentan," papar Khemal, Senin (19/10/2026).

Ia menekankan, agar program ini benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, dan bukan hanya merupakan kegiatan seremonial semata.

Selain itu Khemal mengatakan, pelaksanaan bus oksigen keliling perlu didukung tenaga medis, peralatan yang memadai, serta informasi yang jelas mengenai jadwal dan lokasi pelayanan.

"Dengan demikian masyarakat bisa mengetahui cara untuk mengakses layanan ketika membutuhkan layanan tersebut," ucapnya.

Selain itu ia juga mengingatkan, jika penggunaan oksigen harus berdasarkan penilaian tenaga medis sehingga penanganan diberikan secara tepat dan aman.

Namun, bagi masyarakat yang mengalami sesak napas berat atau gejala serius lainnya, tetap disarankan agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan penanganan yang lebih baik dan lengkap.

"Program ini juga perlu dievaluasi secara berkala agar jangkauan dan kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan selama kondisi kabut asap belum berakhir," pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.