PALANGKA RAYA (Lentera) - DPRD Palangka Raya berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, objektif, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sebagaimana ditekankan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi proses penerimaan peserta didik baru harus dilakukan secara terbuka, yang bertujuan agar seluruh calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
"Agar seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai aturan, tidak ada praktik yang merugikan masyarakat, dan bisa menjamin keadilan bagi seluruh calon peserta didik, maka perlu adanya pengawasan menyeluruh," papar Hasan, Jumat (5/6/2026).
Ia melanjutkan, pelaksanaan SPMB tahun ini bisa melewati beberapa jalur penerimaan yang bisa dipilih dan dimanfaatkan masyarakat, yang disesuaikan dengan kriteria masing-masing calon peserta didik.
Diantara alternatif jalur yang disediakan yaitu jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi dan jalur mutasi. Jalur domisili diprioritaskan bagi calon siswa yang berdomisili di wilayah terdekat dengan sekolah tujuan.
Sementara jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik, yang dibuktikan dengan sertifikat atau penghargaan, baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
Adapun jalur afirmasi, ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdaftar dalam program pemerintah.
Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi calon siswa yang orang tua atau walinya mengalami perpindahan tugas atau perpindahan domisili yang dibuktikan dengan dokumen resmi.
"Kami mengimbau masyarakat agar dapat memahami ketentuan dari masing-masing pilihan jalur tersebut dan memastikan seluruh persyaratan administrasi sudah dilengkapi sebelum melakukan pendaftaran," ucapnya.
Hasan menambahkan, kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan akan membantu kelancaran dalam proses penerimaan peserta didik baru, sehingga berjalan tertib, lancar, dan akuntabel.
"Semoga seluruh tahapan SPMB 2026 di Kota Palangka Raya berjalan dengan baik, yang menjamin kepastian, keadilan, dan transparansi bagi seluruh calon peserta didik serta para orang tua," pungkasnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais





.jpg)
