SURABAYA (Lentera) - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur mempercepat pembahasan, untuk merampungkan rekomendasi strategis terkait kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebelum batas waktu yang tersisa 1-2 minggu.
Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono menyatakan fase akhir pembahasan menjadi momentum penting, untuk memperdalam seluruh temuan yang telah dihimpun melalui rapat dan hearing.
“Perlu didalami, perlu didetailkan. Dengan sisa waktu 1-2 minggu ini, itu yang menjadi fokus kami,” ungkap Agung, Jumat (24/04/2026).
Sejumlah pembahasan disebut mulai mengerucut dengan gambaran yang lebih utuh terkait kondisi masing-masing BUMD, termasuk potensi, tantangan, dan persoalan yang perlu dibenahi.
Pansus menyoroti sejumlah isu, di antaranya Puspa Agro dan pengelolaan limbah.
“Semua sudah kita bahas. Hari ini semakin jelas gambaran masing-masing,” tuturnya.
Sebelumnya, Pansus juga memanggil manajemen PT Jatim Grha Utama (JGU) beserta anak perusahaannya untuk pendalaman terkait transparansi kinerja, termasuk aspek pendapatan dan kontribusi terhadap daerah.
Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap PT Pratama Jatim Lestari (PJL) yang mengelola fasilitas pengolahan limbah B3 di Mojokerto guna memperkuat tata kelola dan menjawab tantangan lingkungan.
Agung menegaskan, pembahasan tersebut tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi ditujukan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat langsung diimplementasikan.
“Semua materi dan hasil hearing akan dirapatkan dalam pansus, kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi yang lebih detail dan aplikatif,” tegasnya.
Meski terdapat BUMD yang dinilai belum optimal, Pansus tetap menggunakan pendekatan objektif berbasis data, termasuk dalam membahas wacana penutupan unit usaha seperti Puspa Agro yang masih akan diputuskan dalam rapat final.
“Untuk rekomendasi final, nanti akan kita bahas dalam rapat khusus. Semua akan dirangkum secara menyeluruh,” imbuhnya.
Pansus menargetkan, pembahasan rampung pada 30 April 2026, dengan rekomendasi resmi dijadwalkan terbit pada Mei 2026.
“Targetnya 30 April sudah selesai. Semua rekomendasi sudah lengkap dan siap dikeluarkan,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita/Editor: Ais





.jpg)
