12 April 2026

Get In Touch

Dalam OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu KPK Amankan 16 Orang

PERSONEL KPK - Salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026). Sejumlah pejabat datang ke Polres Tulungagung, diduga dipanggil tim KPK (tribun)
PERSONEL KPK - Salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026). Sejumlah pejabat datang ke Polres Tulungagung, diduga dipanggil tim KPK (tribun)

JAKARTA (Lentera) -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

“Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya adalah Bupati Tulungagung,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Namun, Budi belum dapat menjelaskan lebih lanjut terkait identitas 15 orang lainnya.

“Kami akan update terus perkembangannya,” katanya, dikutip Antara, Sabtu (11/4/2026).

Kronologi Penggeledahan dan Penyitaan Dokumen

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, personel KPK mulai mendatangi Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam aksi tersebut, sejumlah anggota Satpol PP yang tengah berjaga di lokasi sempat diminta menyerahkan ponsel mereka untuk sementara waktu (disita). Tidak hanya pendapa, penyidik KPK juga menyisir area kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berada di dalam kompleks kantor Pemkab Tulungagung.

Sekitar Jumat malam, aktivitas bergeser ke Mapolres Tulungagung. Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pejabat teras Pemkab Tulungagung mendatangi Mapolres untuk memenuhi panggilan penyidik.

Salah satu yang terlihat hadir adalah Kabag Umum Setda Tulungagung, Yulius Rama Isworo. Ia tiba dengan mobil personel KPK dan terlihat menurunkan sejumlah kardus yang diduga berisi berkas-berkas penting terkait penyidikan.

Sebelumnya, Dwi Yoga yang merupakan ajudan Bupati Tulungagung, juga tampak hadir menggunakan minibus bersama personel KPK. Mereka terlihat menurunkan koper-koper yang diduga kuat berisi dokumen barang bukti.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Profil Gatut Sunu

Gatut saat ini menjabat sebagai Bupati Tulungagung periode 2025-2030. Sebelumnya, ia menduduki posisi Wakil Bupati Tulungagung periode 2021-2024.

Gatut Sunu Wibowo lahir di Tulungagung pada 17 Desember 1967. 

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Gandong 1 pada 1976–1982, SMPN Bandung Tulungagung pada 1982–1985, dan SMAK Santo Thomas Aquino Kedungwaru, Tulungagung.

Setelah lulus dari bangku SMA pada 1988, ia melanjutkan studinya ke Jurusan Ekonomi Universitas Merdeka Malang. Gatut meraih gelar sarjana pada 1992. 

Pendidikan akademiknya berlanjut dengan gelar Magister Ekonomi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2023.

Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha toko bangunan. Usahanya berkembang di Tulungagung dan Trenggalek.

Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2 November 2021. 

Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2021–2024, mendampingi Maryoto Birowo.

Pada Pilkada Tulungagung 2024, Gatut maju bersama Ahmad Baharudin dan meraih 297.882 suara atau sekitar 50,72 persen. 

Hasil tersebut mengantarkannya menjadi Bupati Tulungagung untuk periode 2025–2030.

Dalam perjalanan politiknya, Gatut juga tercatat aktif di organisasi, termasuk sebagai anggota GP Ansor Tulungagung sejak 2004. 

Ia sempat berada di PDI Perjuangan sebelum kemudian beralih ke Partai Gerindra sebagai kendaraan politiknya dalam Pilkada 2024 (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.