20 August 2026

Get In Touch

Kejari Kota Madiun Geledah Kantor Bawaslu, Dalami Dugaan Korupsi

Tim penyidik dari Kejari Kota Madiun melakukan penggeledahan di kantor Bawaslu setempat kemarin untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dalam dugaan kasus tipikor yang mereka selidiki Rabu (19/8/2026).
Tim penyidik dari Kejari Kota Madiun melakukan penggeledahan di kantor Bawaslu setempat kemarin untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dalam dugaan kasus tipikor yang mereka selidiki Rabu (19/8/2026).

MADIUN (Lentera) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggeledah kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Rabu (19/8/2026). Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani kejaksaan.

Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Aldy Slesviqtor Hermon membenarkan penggeledahan tersebut. Penyidik, kata dia, mengumpulkan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

”Benar, hari ini tim penyidik Kejaksaan Negeri Kota Madiun telah melakukan penggeledahan terhadap kantor Bawaslu Kota Madiun,” ujar Aldy.

Kejaksaan belum mengungkap perkara yang menjadi objek penyidikan. Pos anggaran, tahun anggaran, serta dugaan kerugian negara masih didalami penyidik.

”Itu belum bisa kami ungkap. Intinya ada keuangan negara di situ. Ini masih kami dalami,” katanya.

Sebelum melakukan penggeledahan, penyidik telah meminta keterangan sekitar 20 orang. Mereka berasal dari lingkungan Bawaslu Kota Madiun hingga panitia pengawas kecamatan (panwascam).

Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho, anggota Bawaslu Mohda Alfian dan Novery Wahyu Hidayat, bendahara, serta sekretaris juga telah dimintai keterangan ketika perkara masih dalam tahap penyelidikan.

”Panwascam juga sudah kami periksa. Sekitar 20 orang,” kata Aldy.

Kejaksaan belum menyebut pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Aldy mengatakan penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami konstruksi perkara.

”Ini masih materi penyidikan, belum bisa kami ungkap. Nanti kalau sudah ada perkembangan akan kami rilis. Sekarang masih pendalaman,” ujarnya.

Penggeledahan tersebut menjadi langkah lanjutan Kejari Kota Madiun untuk mengungkap dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan negara di lingkungan Bawaslu Kota Madiun. (*)

 

Reporter : Wiwiet Eko Prasetyo
Editor: Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.