17 August 2026

Get In Touch

Sebanyak 23 Orang Tewas dan Ribuan Mengungsi, Akibat Cuaca Ekstrem di FIlipina 

Seorang wanita menggunakan payung untuk menghindari hujan lebat akibat topan Gaemi di Kota Quezon, Filipina, pada Juli 2024 lalu. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)
Seorang wanita menggunakan payung untuk menghindari hujan lebat akibat topan Gaemi di Kota Quezon, Filipina, pada Juli 2024 lalu. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)

MANILA (Lentera) - Setidaknya 23 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengungsi di berbagai wilayah di Filipina, akibat hujan lebat dipicu oleh monsun barat daya yang semakin intensif serta siklon tropis Luis dan Maymay hingga menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Dewan Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Filipina (NDRRMC), dalam laporan terbarunya melansir Antara, pada Senin (17/8/2026), mencatat banjir dan tanah longsor yang meluas telah melanda beberapa wilayah, terutama di Luzon dan sebagian wilayah Visayas.

Akibatnya, kondisi tersebut memaksa keluarga-keluarga mengungsi ke tempat penampungan sementara, karena sungai meluap dan berbagai jalan tidak dapat dilalui.

Menurut NDRRMC, pemerintah daerah terus melakukan operasi penyelamatan, penyaluran bantuan, dan evakuasi secara terkoordinasi bersama dengan beberapa lembaga nasional dan pemerintah daerah.

Laporan tersebut menyebutkan jalan, jembatan, dan kawasan pertanian mengalami kerusakan di sejumlah provinsi, sehingga mengganggu transportasi dan mata pencaharian warga setempat.

Pemadaman listrik dan masalah pasokan air, juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah dilanda banjir. Tim penilai masih memverifikasi laporan dari daerah terdampak, seiring dengan kondisi cuaca yang terus berubah.

NDRRMC juga memperingatkan, hujan yang turun secara berkala dapat berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di daerah rendah dan kawasan rawan longsor, diminta untuk tetap waspada serta mengikuti arahan evakuasi dari pihak berwenang.

Sementara itu, operasi bantuan pemerintah masih berlangsung, sementara aparat masih berupaya memulihkan akses ke komunitas yang terdampak dan memberikan bantuan kepada keluarga yang mengungsi.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.