01 August 2026

Get In Touch

Korban Tewas Akibat Gempa 7,1 Magnitudo di Jepang Jadi 28 Orang

Petugas melakukan pencairan korban gempa di Jepang. (anadolu)
Petugas melakukan pencairan korban gempa di Jepang. (anadolu)

JEPANG (Lentera) - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) bertambah menjadi 28 orang.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Kihara Minoru dalam konferensi pers pada Kamis (30/7/2026), melansir Anadolu, mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan pascagempa masih berlangsung dan merupakan "perlombaan melawan waktu."

Menurut kantor berita resmi Kyodo, Pemerintah Prefektur Kumamoto menyatakan sekitar 10.000 orang masih tinggal di pusat-pusat evakuasi setelah gempa. Selain itu, sekitar 23.000 rumah tangga masih mengalami pemadaman listrik, sementara pasokan air terputus di sekitar 75.000 rumah.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan gempa terjadi pada 28 Juli pukul 16.27 waktu setempat di wilayah Uki dan Hikawa.

Gempa berkekuatan 7,1 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer itu memicu kerusakan luas di seluruh prefektur, termasuk kebakaran, keruntuhan jalan, dan ambruknya sejumlah jembatan.

Kumamoto sebelumnya juga pernah dilanda gempa berkekuatan 7 magnitudo pada April 2016 yang menewaskan 277 orang.

Jepang merupakan salah satu negara dengan risiko gempa bumi tertinggi di dunia karena berada di kawasan "Cincin Api Pasifik" yang dipenuhi aktivitas gunung berapi dan pertemuan lempeng tektonik. (*)

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.