28 June 2026

Get In Touch

Viral Tak Ada Data Siswa Kota Batu Lolos OSN Provinsi, Dindik Bantah Lalai Unggah Berkas

Unggahan dari akun sosial media Thread, indah_sulistiyowati23, Sabtu (27/6/2026).
Unggahan dari akun sosial media Thread, indah_sulistiyowati23, Sabtu (27/6/2026).

BATU (Lentera) - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu membantah tudingan lalai mengunggah berkas peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) sehingga tidak ada satu pun siswa asal Kota Batu yang lolos ke tingkat Provinsi.

Dindik memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sesuai ketentuan dan saat ini masih menunggu penjelasan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait hal tersebut.

"Kami tidak lalai seperti yang diberitakan. Memang kami pernah dimintai untuk kekurangan dokumen yang diupload, dan sudah kami penuhi. Kami juga sudah menginformasikan ke admin pusat, telah dilakukan upload atas kekurangan dokumen tersebut," ujar Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (27/6/2026) malam.

Klarifikasi itu disampaikan menyusul viralnya unggahan di media sosial Threads dari akun @indah_sulistiyowati23, Sabtu (27/6/2026).

"Tadi saya sempat membaca di thread tentang hasil OSN anaknya dari sebuah SD di Kota Batu, dia heran kenapa tidak ada satupun nama dari Kota Batu yang lolos ke Provinsi. Ternyata ini jawabannya. Jahat banget sih mengubur mimpi anak2 yang sudah belajar keras, belum lagi ortu yang keluar biaya untuk bimbel. Eh justru Dinas Pendidikannya yang lupa upload berkasnya. Ada yang bilang Dinas menolak gladi bersih, bahkan sekolah dilarang mengadakan gladi bersih sendiri. Akibatnya begini ini," tulis akun tersebut.

Karena itu, pria yang akrab dengan sapaan Sesa ini menjelaskan, Dinas Pendidikan Kota Batu langsung melakukan koordinasi dengan Kemendikdasmen, sesaat setelah hasil seleksi diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

"Bahkan sebelum kami dikirimi sumber dari media sosial Thread, itu saya sudah mencoba untuk komunikasi dengan Kemendikdasmen. Karena kami juga sudah mendapatkan hasilnya, kok tidak ada (data siswa) yang keluar. Mungkin karena hari libur, di pusat juga menanggapinya masih belum optimal," jelasnya.

Hingga Sabtu malam, lanjut Sesa, pihak kementerian masih melakukan penelusuran atas persoalan tersebut. Dindik Kota Batu juga terus berkoordinasi melalui operator OSN tingkat kota maupun provinsi.

"Kami komunikasikan melalui operator OSN tingkat kota, provinsi, bahkan dibantu didorong oleh provinsi. Ada sekitar 12 kabupaten/kota yang mengalami kondisi serupa dengan Kota Batu," katanya.

Ia mengaku belum mengetahui penyebab tidak munculnya nama peserta dari Kota Batu dalam hasil seleksi menuju tingkat Provinsi. Sebab, menurutnya, seluruh kewajiban administrasi telah dijalankan sesuai prosedur.

"Kami masih menunggu jawaban dari kementerian. Kami terus dorong sampai hari libur pun ini kami dorong, artinya untuk meminta penjelasan kenapa, bagaimana, penyebabnya apa, salahnya di mana kok tidak ada konfirmasi dan sebagainya tetapi tiba-tiba dicut," ujarnya.

Meski bertepatan dengan akhir pekan, Dindik Kota Batu tetap membuka komunikasi dengan kementerian. Bahkan, Sesa mengaku masih diminta siaga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu untuk menindaklanjuti perkembangan terbaru.

"Sampai malam ini kami masih menunggu jawaban. Kami masih konfirmasi dengan kementerian, bagaimana, karena kami sudah melakukan kewajiban kami,"  pungkas Sesa.

Reporter: Santi Wahyu

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.