28 June 2026

Get In Touch

Virus Flu Burung di Australia Meluas, Otoritas Konfirmasi Kasus Baru

Burung liar di Australia mati akibat terinfeksi virus flu burung. (The Australian)
Burung liar di Australia mati akibat terinfeksi virus flu burung. (The Australian)

JAKARTA (Lentera) - Penyebaran virus flu burung H5 Avian Influenza di Australia meluas. Otoritas setempat mengonfirmasi satu kasus baru pada burung liar di Australia Barat, sehingga jumlah burung liar yang dipastikan terinfeksi kini menjadi empat.

Mengutip Bloomberg, Kepala Petugas Veteriner Australia, Dr. Beth Cookson, dalam pernyataannya pada Sabtu (27/6/2026), mengatakan seekor petrel raksasa yang ditemukan di Australia Barat dinyatakan positif terinfeksi virus H5 Avian Influenza.

Temuan tersebut menambah dua kasus sebelumnya di negara bagian yang sama serta satu kasus lain yang telah terdeteksi di Australia Selatan.

Selain itu, sampel dari seekor petrel raksasa lain yang ditemukan di kawasan dekat Esperance, Australia Barat bagian selatan, telah dikirim ke Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia CSIRO untuk menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

Virus H5 Avian Influenza diketahui telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Selain menyerang unggas liar dan unggas ternak, virus ini juga telah menginfeksi sejumlah mamalia, termasuk sapi dan anjing laut.

Munculnya kasus di Australia memicu kekhawatiran akan potensi penyebaran yang lebih luas, terutama terhadap sektor peternakan unggas dan ternak yang dapat terdampak apabila terjadi wabah.

Meski demikian, otoritas kesehatan menegaskan kasus infeksi pada manusia hingga kini masih tergolong jarang. Sebagian besar kasus yang pernah dilaporkan terjadi akibat kontak langsung dan erat dengan hewan yang terinfeksi.

Editor: Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.