26 June 2026

Get In Touch

Sekdin PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobdin di Parkiran Bandara Juanda

Petugas mengevakuasi jenazah Sekdin PRPK Kabupaten Bangkalan, RJS yang ditemukan meninggal dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). (foto:ist/detikJatim)
Petugas mengevakuasi jenazah Sekdin PRPK Kabupaten Bangkalan, RJS yang ditemukan meninggal dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). (foto:ist/detikJatim)

SIDOARJO (Lentera) - Sekretaris Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, berinisial RJS (50) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas plat merah di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).

Hal ini berawal dari jenazah seorang wanita ditemukan di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah, yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026).

Saat ditemukan pertama, posisi jenazah itu terduduk di kursi kiri baris depan.

Melansir detikJatim, mobil tersebut diketahui masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda, pada Sabtu (20/6/2026). Dari data parkir, selama empat hari ini, kendaraan itu belum pernah keluar hingga akhirnya ditemukan wanita, dalam kondisi meninggal dunia di dalamnya.

Penemuan ini diketahui setelah petugas dan warga di lokasi mendapati adanya ceceran darah, yang mengalir hingga ke sekitar luar mobil. Posisi duduk korban di kursi kiri baris depan itu, seakan mengindikasikan bahwa dirinya merupakan penumpang mobil dinas dengan nopol M 1090 GP tersebut, bukan menyopiri sendiri kendaraan itu.

Salah seorang petugas yang berada di lokasi menyebut, korban merupakan seorang perempuan warga Kabupaten Bangkalan, Madura. Namun, hingga kini identitas lengkap korban masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

"Manajemen Bandara Internasional Juanda membenarkan adanya kejadian penemuan seorang wanita yang meninggal di area parkir kendaraan Terminal 1 Bandara Juanda pada 24 Juni 2026 pukul 11.30 WIB," kata General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).

Ia menambahkan, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara," ujarnya.

Mobilberpelat merah atau mobil dinas dengan nopol M 1090 GP yang jadi tempat kejadian perkara (TKP) itu, diduga milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura. Dalam perkembangannya, diketahui ternyata korban di dalam mobil itu memang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Mengutip dari detikJatim, identitas korban adalah inisial RJS (50) diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya membenarkan identitas korban tersebut, serta menyebut korban terakhir kali berangkat bekerja seperti biasa, pada Kamis (18/6/2026).

Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada anaknya dan menyampaikan kemungkinan baru pulang, Sabtu (20/6/2026) karena ada agenda rapat. 

Namun, kata Risang, korban tidak menjelaskan lokasi kegiatan tersebut kepada anggota keluarganya.

"Korban pamit kepada anaknya bahwa kemungkinan pulang hari Sabtu karena ada rapat. Tetapi tidak menyebutkan rapat di mana atau akan pergi ke daerah mana," ujarnya.

Menurut Risang, korban selama ini tinggal bersama anaknya yang sudah dewasa di sebuah perumahan dekat kompleks Pemkab Bangkalan. Sementara suaminya, tinggal di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang, dan saat ini dalam kondisi kurang sehat.

Ia menyebut, pertemuan terakhir korban dengan suaminya terjadi pada 4 Juni 2026. Setelah itu komunikasi keluarga masih berjalan normal, dan tidak ditemukan adanya persoalan rumah tangga.

"Sejauh yang kami ketahui tidak ada konflik rumah tangga maupun permasalahan lain yang mencolok. Kehidupan korban sehari-hari berjalan normal," ungkapnya.

Risang menuturkan, pihak keluarga mulai merasa ada kejanggalan setelah korban sulit dihubungi, pada Sabtu (20/6/2026) sore. Padahal pada pagi harinya, korban masih sempat berkomunikasi dengan anaknya.

"Sabtu pagi masih ada komunikasi dengan anaknya. Tetapi sore harinya telepon seluler korban sudah tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Itu tidak biasa dilakukan korban," jelasnya.

Sebelum menghilang, keluarga juga sempat mengetahui status WhatsApp korban yang menyebut dirinya sedang berada di kawasan Batu atau Malang, Jawa Timur. 

Namun, informasi tersebut tidak pernah disampaikan langsung kepada keluarga maupun suaminya.

Karena tidak kunjung ada kabar, keluarga berupaya melakukan pencarian ke sejumlah kerabat dan kenalan, pada Minggu (21/6/2026). Bahkan keluarga telah berencana melapor ke polisi, pada Selasa (24/6/2026).

"Awalnya keluarga berencana membuat laporan orang hilang, pada Selasa. Namun sebelum laporan dibuat, keluarga sudah menerima kabar bahwa korban ditemukan meninggal dunia," kata Risang.

Mobil dinas yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah, diketahui merupakan kendaraan dinas yang biasa digunakan korban dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan.

Hingga kini keluarga masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jakfar menegaskan pihaknya langsung menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian di Sidoarjo, guna melakukan verifikasi dan memastikan keabsahan status kendaraan dinas tersebut.

"Masih dicek, Dinas PRKP lagi kroscek ke TKP," ungkap Fauzan, Rabu (24/6/2026), seperti dikutip dari detikJatim.

Fauzan menambahkan, meski konfirmasi mengenai kepemilikan mobil dinas dari instansi terkait sudah mulai terang, pihak Pemkab Bangkalan hingga kini masih menunggu perkembangan dari kepolisian dan belum mendapatkan data menyeluruh mengenai identitas ataupun penyebab pasti kematian korban perempuan tersebut.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.