05 June 2026

Get In Touch

Dicari Terkait OTT Imigrasi Jakbar, Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (foto:ist/Ant)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (foto:ist/Ant)

JAKARTA (Lentera) - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ( Wamen Imipas), Silmy Karim akhirnya menyerahkan diri dengan mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, sekitar pukul 22.33 WIB, Rabu (3/6/2026) malam, setelah sempat dicari keberadaannya.

Silmy sempat mengaku pada wartawan, menyelesaikan agenda terlebih dahulu.

“Ya gini aja, menyelesaikan agenda,” ujar Silmy di dalam Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026) mengutip Antara, Kamis (4/6/2026). 

Namun, Silmy enggan menjawab pertanyaan jurnalis terkait agenda yang dijalaninya tersebut.

Sementara itu, dalam proses kedatangannya, ajudan yang mengawal Silmy Karim tampak memasang badan dan menyikut para jurnalis yang mencoba mengambil gambar atau mewawancarai penyelenggara negara tersebut.

KPK mulanya mengonfirmasi, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. OTT tersebut diketahui merupakan yang ke-11 selama 2026.

Selain itu, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pengurusan izin tinggal warga negara asing, yakni Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Kemudian dalam operasi yang dilakukan sejak, Selasa (2/6/2026) malam, KPK mengamankan belasan orang, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Pada Rabu petang, KPK mengumumkan pencarian terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim terkait rangkaian operasi tersebut.

Pada Rabu malam, KPK mengumumkan untuk sementara sudah menangkap sebanyak 17 orang yang terdiri atas delapan penyelenggara negara atau aparatur sipil negara, serta sembilan pihak swasta yang berperan sebagai perantara dalam pengurusan dokumen-dokumen keimigrasian.

Beberapa dari 17 orang tersebut adalah Ronald Arman Abdullah, Kepala Kantor wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, hingga Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi periode Oktober 2024-April 2025 Saffar Muhammad Godam.

Dalam OTT tersebut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan telah menyita 33 kendaraan terdiri dari tujuh mobil, 15 motor, dan 11 sepeda. Termasuk ratusan gram logam mulia emas, serta uang yang di antaranya dalam bentuk mata uang asing atau valas, dan rekening.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.