PALANGKA RAYA (Lentera) – Permasalahan kebersihan dan pencemaran lingkungan memerlukan penanganan yang lebih serius dan terukur, termasuk di Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, meminta pemerintah daerah untuk mulai menerapkan pendekatan riset dan kajian ilmiah dalam menyusun kebijakan lingkungan.
"Permasalahan lingkungan terus berkembang, karena itu membutuhkan solusi berbasis data serta kajian ilmiah agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” papar Hasan, Rabu (3/6/2026).
Ia berpendapat, tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Palangka Raya saat ini semakin kompleks, karena itu tidak dapat diselesaikan hanya lewat penanganan secara konvensional saja.
Hasan menilai, keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga penelitian sangat penting dalam membantu pemerintah daerah merumuskan strategi penanganan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan.
Hal ini dapat direalisasikan melalui dukungan penelitian. Dimana setiap program yang dijalankan memiliki dasar analisis yang jelas dan mampu menjawab setiap permasalahan secara menyeluruh.
“Setiap kebijakan yang dihasilkan harus didukung data yang valid serta hasil kajian terukur agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat sementara, melainkan memberikan dampak berkelanjutan,” ucapnya.
Selain itu ia menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya membangun kerja sama yang lebih terstruktur dengan kalangan akademisi dan lembaga penelitian.
Melalui kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola lingkungan hidup di wilayah setempat.
Hasan menambahkan, pendekatan berbasis riset juga akan membantu Pemkot Palangka Raya dalam menyusun kebijakan yang lebih preventif, bukan sekadar respons sesaat ketika muncul permasalahan.
“Lewat kerjasama yang terjalin dengan pihak perguruan tinggi dan lembaga penelitian, diharapkan dapat melahirkan kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif dan berorientasi pada pencegahan yang berkesinambungan,” pungkasnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH





.jpg)
