MADRID (Lentera) - Kementerian Kesehatan Spanyol mengonfirmasi 1 kasus positif baru hantavirus dari 14 warga negara Spanyol yang menjadi penumpang kapal pesiar MV Hondius saat wabah penyakit tersebut merebak dalam pelayaran di Samudra Atlantik pada April 2026.
Kasus terbaru itu ditemukan melalui tes PCR rutin yang dilakukan selama masa karantina ketat di Rumah Sakit Pertahanan Pusat Gomez Ulla, Madrid pada Senin (25/5/2026). Seluruh penumpang sebelumnya telah dievakuasi dari Pulau Tenerife pada 10 Mei 2026 dalam operasi pengamanan kesehatan yang diawasi secara ketat oleh otoritas setempat.
Kementerian Kesehatan Spanyol menyebut pasien yang dinyatakan positif tersebut saat ini tidak menunjukkan gejala. Meski demikian, pasien langsung dipindahkan ke Unit Isolasi Tingkat Tinggi (UATAN) guna menjalani pengawasan medis intensif serta penerapan protokol biosekuriti secara ketat.
"Kasus baru ini terdeteksi dalam sistem kontrol dan isolasi yang telah diterapkan sejak awal," demikian keterangan resmi kementerian tersebut, melansir Antara, Selasa (26/5/2026).
Penemuan kasus baru ini menambah jumlah warga Spanyol yang terkonfirmasi positif hantavirus menjadi 2 orang sejak rombongan penumpang tiba di Madrid. Pasien pertama sebelumnya dilaporkan menunjukkan gejala, namun kini dalam kondisi membaik.
Meski kembali ditemukan kasus positif, pemerintah Spanyol menegaskan situasi tersebut belum mengubah tingkat risiko bagi masyarakat umum. Otoritas kesehatan memastikan langkah respons epidemiologis yang berlaku saat ini masih dinilai memadai untuk mencegah potensi penyebaran lebih luas.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui paparan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi.
Editor: Santi





.jpg)
