24 April 2026

Get In Touch

Alat Monitoring Aktivitas Gunung Semeru di Wajak Malang Dilaporkan Dicuri

Alat pemantauan gunung api Semeru di Stasiun Pemantauan Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, diduga hilang dicuri. (foto: Pos Pengamatan Gunung Api Semeru)
Alat pemantauan gunung api Semeru di Stasiun Pemantauan Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, diduga hilang dicuri. (foto: Pos Pengamatan Gunung Api Semeru)

MALANG (Lentera) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru mengungkapkan adanya pencurian perangkat monitoring aktivitas vulkanik di Stasiun Pemantauan Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Namun demikian, petugas memastikan pemantauan aktivitas gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu tetap berjalan dengan mengandalkan stasiun pemantauan lain.

"Laporan ke polisi sudah dilakukan. Yang dicuri adalah alat untuk melakukan monitoring aktivitas yang ada di Gunung Semeru," ujar Petugas Pengamat PGA Semeru, Liswanto, dikonfirmasi pada Jumat (24/4/2026).

Dijelaskannya, dugaan pencurian terjadi pada 16 April 2026. Kejadian tersebut pertama kali terdeteksi saat perangkat pemantau tidak lagi aktif, sehingga data aktivitas vulkanik tidak dapat diterima oleh petugas di pusat pemantauan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, petugas kemudian melakukan pengecekan langsung ke Stasiun Pemantauan Kopirejo. Hasilnya, sejumlah komponen penting diketahui telah hilang, mulai dari sumber daya hingga instalasi pendukung alat pemantau.

Komponen yang raib meliputi 12 unit akumulator (ACCU), 12 unit panel surya, 2 unit regulator panel surya, satu unit DC to DC converter, serta kabel dan stick grounding.

Liswanto memastikan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Semeru tetap berjalan. Hal ini karena sistem pengawasan tidak hanya bergantung pada satu titik pemantauan.

"Pemantauan tidak berpengaruh, karena masih bisa dilakukan dari stasiun lain. Sejauh ini masih berjalan," tegasnya.

Kasus pencurian alat pemantau ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada 2024 lalu, kejadian serupa juga dilaporkan di Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, dengan 4 unit akumulator dilaporkan hilang.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Malang, Bambang Subinanjar, membenarkan laporan dugaan pencurian telah diterima oleh pihak Kepolisian Sektor Wajak dan kini tengah dalam proses tindak lanjut.

"Masih ada yang perlu dilengkapi untuk dituangkan ke dalam laporan polisi (LP)," ujarnya.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.