SURABAYA (Lentera) Rasa bahagia Carissa Elvina Angela dan Callista Elysia Angela, menjadi sangat berlipat karena mereka bisa meraihnya bersama sebagai saudara kembar.
Keduanya berhasil diterima di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga (Unair) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Meski kembar, perjalanan mereka menuju titik ini tidak selalu ditempuh dengan cara yang sama.
Callista, misalnya, menemukan kenyamanan belajar melalui diskusi. Baginya, proses bertukar pikiran justru membantu memperkuat pemahaman.
“Saya suka belajar dengan cara diskusi. Enaknya, ada orang yang bisa langsung mengoreksi kalau saya salah,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Sebaliknya, Carissa justru lebih memilih belajar secara mandiri. Ia merasa cara tersebut membuatnya lebih fokus dan terhindar dari distraksi. “Kalau belajar bareng teman, kadang malah jadi ngobrol ke mana-mana. Jadi saya lebih nyaman belajar sendiri,” kata Carissa.
Perbedaan gaya belajar itu tidak menjadi penghalang. Justru, keduanya saling melengkapi dan tetap konsisten mengejar tujuan yang sama.
Di tengah kesibukan akademik, Carissa dan Callista juga aktif di lingkungan sekolah. Callista dikenal aktif berorganisasi, bahkan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS saat kelas 10 dan Wakil Ketua OSIS di kelas 11.
Sementara itu, Carissa menyalurkan minatnya di bidang olahraga dengan mengikuti ekstrakurikuler voli.
Bagi mereka, kunci utama untuk lolos SNBP bukan hanya nilai akademik, tetapi juga strategi dan konsistensi. Keduanya sempat memiliki rencana awal untuk masuk jurusan Ilmu Komunikasi, sebelum akhirnya menemukan minat baru di bidang Bahasa dan Sastra Inggris.
“Kami cari banyak informasi soal jurusan. Akhirnya ketemu yang sesuai minat, dan kebetulan kami juga suka bahasa Inggris, jadi kami mantap memilih ini,” jelas Carissa.
Tak hanya itu, mereka juga menyadari pentingnya memiliki rencana cadangan. Menurut Callista, hal tersebut bukan berarti pesimis, melainkan bentuk kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.
“Punya cadangan itu penting, supaya kita tetap siap dengan segala kemungkinan. Tapi yang terpenting, tetap konsisten belajar di bidang yang kita minati,” ungkapnya.
Kisah Carissa dan Callista menjadi bukti bahwa tidak ada satu cara yang pasti untuk meraih mimpi. Meski berbeda pendekatan, dengan komitmen, strategi, dan saling mendukung, keduanya berhasil melangkah bersama menuju masa depan yang mereka impikan.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH





.jpg)
