04 April 2026

Get In Touch

IRGC Serang Kapal Induk AS Abraham Lincoln

Logo Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) -Ant
Logo Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) -Ant

SURABAYA (Lentera) -Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan empat rudal Ghadr ke kapal induk USS Abraham Lincoln, menurut laporan Press TV, dengan mengutip keterangan pers IRGC.

IRGC juga melancarkan serangan rudal balistik terhadap pertemuan rahasia para teknisi penerbangan dan pilot pesawat tempur Amerika Serikat (AS) di dekat sebuah pangkalan di Uni Emirat Arab (UEA), menurut laporan tersebut.

Selain itu, sistem pertahanan udara IRGC juga dilaporkan menembak jatuh sebuah "jet tempur utama musuh" yang jatuh di antara Pulau Qeshm dan Hengam di Teluk Persia.

Iran telah menyerang wilayah Israel dan sasaran militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Melansir Antara, Jumat (3/4/2026), hari pertama serbuan AS dan Israel mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pemimpin militer Iran gugur, sementara sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga porak poranda setelah terkena hantaman rudal.

Iran memperkirakan jumlah korban tewas akibat serangan tersebut mencapai lebih dari 1.200 orang.

Sebelumnya, Ebrahim Zolfaghari, juru bicara markas besar pusat komando militer Iran, Khatam Al-Anbiya, mengatakan, IRGC) menyerang fasilitas baja AS di Uni Emirat Arab (UEA) dan pabrik peleburan aluminium di Bahrain.

"Sasaran dari gelombang serangan ini adalah fasilitas baja AS yang terletak di Abu Dhabi, fasilitas produksi aluminium AS di Bahrain, dan fasilitas industri militer dari produsen senjata Israel, Rafael," kata Zolfaghari seperti dikutip oleh stasiun televisi IRIB pada Kamis.

Menurut dia, Iran juga menyerang pangkalan militer AS di dekat Manama di Bahrain. Selain itu, IRGC juga melakukan serangkaian serangan terhadap tiga pangkalan angkatan udara Israel: yaitu Tel Nof, Palmahim, dan Ben Gurion.

Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah sasaran militer AS di Timur Tengah sebagai balasan terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari (*)

Editor: Arifin BH

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.