TRENGGALEK (Lentera) – Pembersihan material longsor berupa batu besar yang menutup Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo kilometer 16, tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek terus dilakukan oleh tim gabungan, pada Kamis (5/3/2026).
Batu besar yang sebelumnya menutup badan jalan, berhasil dipecah dan dipindahkan menggunakan alat berat. Proses pembersihan dilakukan dengan mengerahkan dua alat berat, yakni breaker untuk memecah batu besar serta ekskavator untuk mengangkut pecahan batu dari lokasi longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono mengatakan material longsoran yang menumpuk sejak beberapa hari lalu kini sudah berhasil diratakan oleh tim di lapangan.
“Material longsoran batu yang dua sampai tiga hari lalu menumpuk di sini saat ini sudah bisa kita ratakan bersama tim gabungan. Hanya saja masih perlu kita rapikan kembali,” ujar Triadi.
Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah material di bagian atas tebing yang berpotensi kembali turun, terutama jika hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.
“Kalau kita perhatikan masih ada beberapa material longsoran di atas yang perlu menjadi atensi, apalagi saat ini masih dimungkinkan terjadinya hujan,” katanya.
Triadi menambahkan, batu besar yang sempat menutup jalan saat ini telah berhasil disingkirkan, namun proses perapian lokasi masih terus dilakukan untuk memastikan jalur benar-benar aman dilalui.
“Yang jelas batu sudah bisa kita singkirkan dan kita evakuasi, namun demikian ini masih perlu dirapikan,” jelasnya.
Di tengah proses pembersihan, hujan sempat beberapa kali turun pada siang hari. Meski begitu, upaya pembersihan material longsor justru berjalan lebih cepat dari perkiraan berkat kerja tim gabungan dan dukungan alat berat di lokasi.





.jpg)
