03 March 2026

Get In Touch

Sekjen PBB Deeskalasi di Timur Tengah dengan Beberapa Pemimpin Negara

Sekjen PBB, Antonio Guterres.
Sekjen PBB, Antonio Guterres.

NEW YORK (Lentera) - Juru bicara PBB, Stephane Dujarri, mengatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres melakukan percakapan telepon dengan Emir Qatar pada pada Senin (2/3/2026). Keduanya membahas kebutuhan yang mendesak untuk mengakhiri eskalasi militer di Timur Tengah dan kembali ke dialog demi stabilitas regional.

"Beberapa menit yang lalu, beliau berbicara melalui telepon dengan Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Emir Negara Qatar. Sekretaris Jenderal mengulangi kecamannya terhadap serangan baru-baru ini terhadap Qatar, yang melanggar kedaulatan dan integritas wilayah negara tersebut," kata Dujarric, Senin (2/3/2026) melansir antara.

Selain itu, lanjut Dujarric, Sekjen PBB selama akhir pekan ini juga berbicara dengan Menteri Luar Negeri Kesultanan Oman, Yang Mulia bin Hamad Al Busaidi. Sekretaris Jenderal memuji Oman atas upayanya dalam memediasi negosiasi damai dan menegaskan kembali kecamannya terhadap serangan terhadap Iran dan serangan Iran terhadap negara-negara Teluk.

Dujarric menambahkan bahwa Kepala PBB itu juga melakukan sejumlah percakapan dengan para duta besar dari negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk.

Sebelumnya pada Sabtu (28/2/2026), AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan serangan terhadap wilayah Israel, serta pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.

Sehari kemudian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran mengetahui bahwa negara-negara Teluk Persia marah atas serangan Iran, tetapi mereka harus memahami bahwa konflik tersebut dipaksakan kepada Teheran oleh AS. (*)

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.