02 March 2026

Get In Touch

Israel Melanjutkan Serangan ke Teheran

Asap mengepul di langit Teheran, Minggu (1/3/2026), saat Israel melancarkan gelombang serangan lanjutan. (Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Asap mengepul di langit Teheran, Minggu (1/3/2026), saat Israel melancarkan gelombang serangan lanjutan. (Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

SURABAYA (Lentera) - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa tentara “melakukan serangan intensif yang menargetkan lokasi milik rezim Iran”.

“Kami akan mengatur jembatan udara berkelanjutan untuk melakukan serangan dahsyat terhadap target di Teheran,” tulisnya di X seperti dikutip Al Jazeera Minggu (1/3/2026).

Pada Minggu (1/3/2026) serangan terjadi di tengah kota Teheran. Serangan ini berbeda dengan serangan sebelumnya yang terjadi di sekitar Teheran.

Al Jazeera menyebut, setidaknya tujuh lokasi telah dihantam, termasuk di sekitar bandara Teheran. Namun, tidak ada informasi spesifik tentang target tersebut, apakah terkait dengan militer atau pemerintah.

Laporan awal menyebutkan fasilitas militer menjadi sasaran, tetapi hal ini belum dapat dikonfirmasi secara independen.

"Serangan telah menghantam dekat hotel dan pusat perbelanjaan besar, dan warga Iran sekarang takut lebih dari sebelumnya karena kampanye tersebut semakin mendekati rumah mereka," tulis media tersebut.

Suara ledakan besar terus-menerus terdengar di seluruh ibu kota selama satu jam terakhir. Suara sirene ambulans juga terdengar di jalan-jalan Teheran. Di seluruh Teheran, terdapat lokasi-lokasi yang mengeluarkan asap tebal.

Tidak seperti perang 12 hari pada Juni 2025, belum ada informasi yang dirilis tentang lokasi pasti dan tempat-tempat yang menjadi sasaran, kecuali beberapa laporan awal dan unggahan media sosial.

Sementara itu, Kepala keamanan mengatakan Iran akan menyerang AS dan Israel ‘dengan kekuatan yang belum pernah mereka alami sebelumnya’. Pejabat keamanan tertinggi Iran telah mengeluarkan peringatan terhadap AS dan Israel.

“Kemarin Iran menembakkan rudal ke Amerika Serikat dan Israel, dan itu menimbulkan kerugian,” kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Larijani di X seperti dikutip An Jazeera.

“Hari ini kami akan menyerang mereka dengan kekuatan yang belum pernah mereka alami sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara, Presiden AS, Donald Trump memberikan tanggapan atas pernyataan Iran. “Iran baru saja menyatakan bahwa mereka akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras daripada yang pernah mereka alami sebelumnya,” tulis presiden AS di media sosial.

“Sebaiknya mereka tidak melakukan itu, karena jika mereka melakukannya, kita akan menyerang mereka dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya!” (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.