25 February 2026

Get In Touch

DPRD Apresiasi Langkah Pemkot Gelar Program Serambi dan GPM Selama Ramadan

PALANGKA RAYA (Lentera) - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya yang menghadirkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi), yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Sumadi mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok selama Ramadan.

"Komisi II DPRD sangat mendukung kebijakan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder terkait, program Serambi dan GPM sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat," papar Sumadi, Selasa (24/2/2026).

Ia mengatakan, meningkatnya permintaan bahan pangan selama Ramadan adalah kondisi yang perlu diantisipasi secara matang agar tidak memicu lonjakan harga di pasaran.

Sumadi menjelaskan, intervensi pasar melalui kegiatan GPM menjadi solusi konkret untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah yang ada di Kota Palangka Raya.

"Ketika harga di pasar mengalami kenaikan, pemerintah hadir untuk menstabilkan harga agar lebih terjangkau yang bertujuan membantu masyarakat," ucapnya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat launching program Serambi
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat launching program Serambi

Disatu sisi ia juga menyoroti data inflasi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), dimana menunjukkan inflasi year-on-year Kota Palangka Raya pada Januari 2026 yang mencapai 4,61 persen. Angka ini tertinggi di wilayah Kalimantan Tengah, karena itu kondisi ini harus menjadi perhatian bersama.

"Angka inflasi ini menjadi alarm bagi semua pihak, disinilah sinergi pemerintah daerah, distributor, pedagang, hingga masyarakat sangat diperlukan," tuturnya.

Keterlibatan pihak lain, antara lain, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, yang dinilai aktif mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui penguatan pengendalian inflasi serta ketersediaan pangan, juga patut mendapat apresiasi.

Sumadi berharap program serupa dapat terus diperluas jangkauannya hingga ke wilayah permukiman padat penduduk, agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara merata.

"Melalui kolaborasi yang kuat antar berbagai pihak, kami optimis inflasi dapat ditekan dan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang tanpa rasa khawatir," pungkasnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.