14 February 2026

Get In Touch

Reses Anggota DPRD Jatim di Mojosari, Terima Keresahan Warga soal MBG

Anggota DPRD Jatim, Suwandy Firdaus saat Menggelar Reses di Mojosari, Mojokerto
Anggota DPRD Jatim, Suwandy Firdaus saat Menggelar Reses di Mojosari, Mojokerto

MOJOKERTO (Lentera) -Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Suwandy Firdaus, menggelar kegiatan reses di Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (13/02/2026). 

Dalam agenda tersebut, ia menerima sejumlah aspirasi masyarakat, termasuk kekhawatiran terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul adanya kasus keracunan yang menimpa sejumlah pelajar beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang dihadiri para pegiat seni dan budaya serta tokoh masyarakat setempat itu, warga menyampaikan keresahan mereka atas insiden keracunan yang terjadi di Mojokerto. Peristiwa tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai aspek keamanan pangan dalam program pemenuhan gizi bagi siswa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Suwandy menyatakan seluruh masukan dan keluhan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk diteruskan kepada pemerintah daerah.

“Keresahan ini menjadi perhatian serius. Program pemenuhan gizi untuk pelajar sangat baik, tetapi dalam pelaksanaannya harus benar-benar diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan,” ungkap Suwandy.

Politisi Partai NasDem itu menegaskan akan menyampaikan aspirasi warga kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar dilakukan penguatan pengawasan serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya di wilayah Mojokerto.

Menurutnya, tindak lanjut konkret diperlukan guna memastikan standar keamanan pangan, proses distribusi, hingga pengelolaan dapur penyedia makanan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Yang paling penting adalah anak-anak kita dapat belajar dengan senang, sehat, dan aman. Program pemenuhan gizi harus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi tanpa menimbulkan risiko kesehatan,” tegasnya.

Selain menyerap aspirasi terkait isu kesehatan pelajar, kegiatan reses tersebut juga diakhiri dengan penyerahan bantuan apresiasi kepada sejumlah seniman dan pelaku seni di Mojokerto. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para penggerak kebudayaan yang selama ini aktif melestarikan serta mengembangkan seni daerah.

Suwandy menambahkan, peran seniman sangat penting dalam menjaga identitas dan kekayaan budaya lokal. Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.