Bupati Trenggalek Lantik 3 Pejabat Dispora, Perkuat Struktur dan Transformasi Digital Kepemudaan
TRENGGALEK (Lentera) — Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin melantik tiga pejabat administrator dan pengawas, pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat, di ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jumat (6/2/2026).
Pelantikan ini langkah memperkuat organisasi yang masih tergolong baru, sekaligus mendorong pengembangan program kepemudaan berbasis digital dan kolaborasi lintas sektor. Sekaligus bagian dari penyempurnaan struktur organisasi, serta upaya mempercepat kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Tiga pejabat yang dilantik yakni Iwan Kukuh Ariffianto yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek kini menjadi Sekretaris Dispora. Kemudian Windu Setiyadi yang sebelumnya Auditor Muda di Inspektorat, dilantik sebagai Kepala Bidang Kepemudaan Dispora. Sementara Nining Lestari yang sebelumnya menjabat Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Komunikasi dan Informatika, kini dipercaya sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dispora.
Mas Ipin menjelaskan, pengisian jabatan ini bertujuan melengkapi perangkat organisasi pada SOTK baru agar kinerja Dispora dapat berjalan lebih optimal. Ia menilai meskipun dinas tersebut masih relatif muda, tanggung jawabnya cukup besar karena memiliki keterkaitan dengan banyak sektor.
"Dinas ini masih sangat muda, tetapi pekerjaannya tidak sedikit karena banyak bersinggungan dengan perangkat daerah lain,” ujar Mas Ipin.
Menurutnya, berbagai program kepemudaan membutuhkan sinergi lintas instansi, mulai dari pembinaan organisasi pemuda bersama Badan Kesbangpol hingga pengembangan kewirausahaan yang melibatkan dinas terkait perdagangan dan industri.
Penunjukan Iwan Kukuh Ariffianto sebagai Sekretaris Dispora juga didasarkan pada kebutuhan penguatan transformasi digital di kalangan pemuda. Pengalaman Iwan di bidang digitalisasi diharapkan mampu menghadirkan inovasi, termasuk meningkatkan literasi digital agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi hoaks.
“Kita butuh penguatan digital, agar pemuda bisa memanfaatkan teknologi dengan baik dan memiliki daya saing,” katanya.
Selain itu, Mas Ipin juga mendorong lahirnya berbagai program inovatif seperti pembuatan konten kepemudaan yang sederhana dan menarik, pelatihan bahasa Inggris bagi pemuda, hingga pengembangan potensi petani milenial melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan.
Ia berharap, dengan struktur organisasi yang semakin lengkap, Dispora mampu menghadirkan lebih banyak kegiatan kepemudaan dan olahraga guna mendukung visi RPJMD Trenggalek sebagai kota atraktif yang aktif, kreatif, dan berdaya saing.





.jpg)
