JOMBANG (Lentera) – Sebanyak 1.235 pesilat se-Kabupaten Jombang berlaga di ajang Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (16-18/1/ 2026). Event olah raga seni bela diri yang digelar di GOR Merdeka Jombang itu, dibuka secara resmi oleh Wabup Salmanudin Yazid, Jumat (16/1/2026) siang.
Wabup Jombang yang akrab disapa Gus Salman dalam amanatnya mengapresiasi tingginya partisipasi para pelajar. Gus Salman berpesan pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan jati diri bangsa yang harus dilestarikan oleh generasi penerus di tengah gempuran era digital.
"Kehadiran ribuan atlet muda ini adalah bukti pencak silat masih menjadi kebanggaan kita. Gunakan ajang ini sebagai sarana untuk saling mengenal dan menumbuhkan sportivitas," tegas Gus Wabup Salmanudin.
Gus Wabup juga menegaskan di tengah gempuran tren penggunaan gawai, kegiatan olahraga seperti ini dinilai menjadi solusi efektif untuk membangun karakter remaja.
Ketua Umum IPSI Kabupaten Jombang, Budi Setiawan, menyampaikan kejuaraan ini diikuti oleh 1.235 peserta yang semuanya berasal dari Kabupaten Jombang. Budi berharap tingginya angka partisipasi ini mampu menyaring dan menjaring bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
"Kami ingin menciptakan wadah prestasi yang nyata. Kita punya teladan seperti Eko Febrianto, atlet nasional asal Jombang yang sukses di dunia olahraga dan karier. Kami berharap lewat kompetisi ini, akan lahir sosok-sosok berprestasi baru yang membanggakan Jombang," ujar Budi Setiawan.
Kejuaraan ini mempertandingan berbagai kategori, mulai kategori pra usia dini (usia 5 tahun) hingga kelas dewasa maksimal usia 25 tahun.
Akan diambil juara umum, kategori pra usia ini, usia SD, SMP, SMA, dan dewasa. Setiap juara akan memperoleh medali, piagam prestasi, trofi juara 1, 2, 3 dan uang pembinaan. (*)
Reporter : Sutono
Editor : Lutfiyu Handi




.jpg)
