
PALANGKA RAYA (Lentera) - Aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di berbagai wilayah di Indonesia, diperkirakan akan meluas ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menghimbau warga Kota Palangka Raya yang berencana melakukan perjalanan ke Banjarmasin, pada Senin (1/8/2025), untuk meningkatkan kewaspadaan. Diinformasikan akan ada sejumlah titik rawan yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan gangguan lainnya akibat adanya demonstrasi besar.
"Demonstrasi yang akan berlangsung besok memiliki tuntutan serupa terkait kenaikan tunjangan DPR dan investigasi mendalam terhadap kematian Affan, driver ojol, di Jakarta," papar Sigit, Minggu (31/8/2025).
Ia melanjutkan, berdasarkan informasi yang beredar, diperkirakan jumlah massa yang akan turun ke jalan sangat besar. Dampaknya bisa terasa hingga Palangka Raya.
Sigit menambahkan, aksi demonstrasi akan melibatkan empat elemen massa utama, yaitu mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), buruh, dan masyarakat umum Kalimantan Selatan.
"Gabungan empat elemen ini yang diprediksi akan membuat aksi massa lebih signifikan dan berpotensi menimbulkan kemacetan parah di beberapa titik," jelasnya.
Adapun sejumlah ruas jalan yang sebaiknya dihindari oleh warga Kalteng yang akan memasuki Banjarmasin pada hari Senin besok adalah, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan MT Haryono, dan Jalan Kamboja.
Titik-titik tersebut diprediksi akan menjadi pusat pergerakan massa dan berisiko mengalami penutupan sementara.
Sementara di Jalan Lambung Mangkurat sendiri, terdapat Gedung DPRD Kota Banjarmasin yang menjadi salah satu target utama aksi.
Ia meminta masyarakat untuk terus memantau informasi terkini mengenai situasi lalu lintas saat melakukan perjalanan ke Banjarmasin, dan mengambil rute alternatif jika diperlukan.
"Semoga demonstrasi besok dapat berjalan dengan tertib tanpa adanya korban, serta tuntutan masyarakat dapat didengar dan mendapat titik terang dari pihak terkait," pungkasnya.
Reporter : Novita/Editor:Widyawati