01 September 2025

Get In Touch

Marak Aksi Demo, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Transportasi Publik

Aktifitas penumpang kereta api di Stasiun Blitar.
Aktifitas penumpang kereta api di Stasiun Blitar.

BLITAR (Lentera) - Menyikapi dinamika sosial maraknya aksi demo yang terjadi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak masyarakat menjaga fasilitas dan infrastruktur transportasi publik terutama kereta api.

Pihak KAI menekankan pentingnya menjaga aset negara ini, demi kepentingan publik dan kelancaran mobilitas masyarakat.Dengan menggencarkan kampanye keselamatan dan kepedulian terhadap fasilitas publik, ajakan ini bukan sekadar imbauan.

"Melainkan wujud komitmen KAI untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” jelas Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

KAI Daop 7 Madiun mengajak masyarakat untuk tidak merusak, mencoret, atau menyalahgunakan fasilitas yang ada di stasiun maupun di dalam kereta api.

Dijelaskannya, fasilitas-fasilitas ini adalah aset bersama yang sangat penting untuk mendukung kelancaran layanan transportasi publik.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalur kereta api. Seeprti menyeberang, berjalan, atau beraktivitas di rel sangat berisiko.

"Karena kereta api memiliki kecepatan tinggi dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Aktivitas ilegal di jalur kereta tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api," jelasnya.

Kerusakan pada fasilitas tersebut tidak hanya merugikan KAI, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan transportasi bagi jutaan masyarakat yang setiap hari bergantung pada layanan kereta api.Untuk langkah-langkah pengamanan dan koordinasi,

Dari KAI telah melakukan berbagai mitigasi untuk memastikan operasional perjalanan KA tetap berjalan normal dan aman. Langkah-langkah tersebut meliputi:

- Peningkatan Pengawasan: KAI meningkatkan pengawasan di stasiun dan jalur-jalur rawan.

- Penyampaian Informasi Publik: Melalui berbagai media sosial dan pengumuman di stasiun, KAI terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas publik.

- Koordinasi dengan Pihak Terkait: KAI berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian dan pemerintah daerah setempat untuk memantau situasi serta mengambil langkah preventif jika diperlukan.

"KAI menegaskan bahwa seluruh fasilitas perkeretaapian, adalah aset vital yang dibangun dengan dana publik dan digunakan untuk melayani kepentingan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Oleh karena itu, KAI mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melindungi aset tersebut. Kerusakan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada jadwal perjalanan, bahkan membahayakan keselamatan penumpang.

Ditambahkannya, dengan menjaga fasilitas kereta api, kita tidak hanya mendukung kelancaran transportasi, tetapi juga memastikan bahwa hak masyarakat untuk bepergian tetap terpenuhi tanpa hambatan.

"KAI berharap semua pihak dapat bersinergi agar aktivitas sehari-hari, termasuk layanan transportasi publik, tetap berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Zainul.

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.