23 October 2026

Get In Touch

Wali Kota Pantau Operasional Bus Oksigen, Rencanakan Tambah 2 Unit Armada

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah), pantau bus oksigen keliling
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah), pantau bus oksigen keliling

PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menghadirkan layanan bus oksigen gratis, yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memantau langsung operasional layanan bus oksigen gratis tersebut. Dalam peninjauannya, Fairid menyambangi sejumlah titik pelayanan bus oksigen keliling, di antaranya Jalan G. Obos, Pasar Datah Manuah Jalan Yos Sudarso, dan Gereja GKE Kaharap di Jalan Garuda, Kota Palangka Raya.

“Dari hasil peninjauan, masih ada permintaan dari masyarakat, karena itu kami berinisiatif untuk menambah armada, namun terlebih dahulu kami akan melihat animo dan respons masyarakat terhadap layanan ini,” papar Fairid, Kamis (22/10/2026).

Fairid menyampaikan, saat ini Pemkot Palangka Raya mengoperasikan dua unit bus oksigen gratis. Guna memperluas jangkauan pelayanan, pihaknya berencana akan menambah dua unit armada lagi, sehingga totalnya nanti menjadi empat bus. 

Rencana penambahan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan serta respons masyarakat di lapangan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bus oksigen keliling dihadirkan untuk melengkapi keberadaan rumah oksigen yang sebelumnya telah disiagakan. 

Dengan sistem pelayanan bergerak (mobile), diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses fasilitas oksigen tanpa harus datang ke satu titik lokasi tertentu.

Terkait ketersediaan stok oksigen, Fairid memastikan pasokan di Kota Palangka Raya masih mencukupi. Pemkot telah berkoordinasi sejak awal dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan warga. 

Selain kebutuhan oksigen, pemerintah juga menyiagakan obat-obatan dan vitamin. Dukungan dari instansi lain, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, turut memperkuat ketersediaan pasokan tersebut.

“Sejak awal Pemkot sudah berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan oksigen, dan sampai saat ini ketersediaannya aman, sehingga diharapkan kebutuhan oksigen masyarakat Kota Palangka Raya tetap terpenuhi,” ucanya.

Fairid menegaskan, layanan bus oksigen gratis ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Warga cukup mendatangi lokasi pelayanan sesuai jadwal yang diinformasikan oleh Dinas Kesehatan maupun Pemkot Palangka Raya.

Saat ini, penambahan dua unit bus oksigen masih menunggu kesiapan teknis dari Dinas Kesehatan agar pengembangannya tepat sasaran dan beroperasi secara optimal.

"Kami berharap, melalui layanan ini masyarakat terfasilitasi dengan baik dalam menjaga kesehatan paru-paru dan pernapasan selama masa penanganan karhutla masih berlangsung," pungkasnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.