03 October 2026

Get In Touch

Pelantikan 176 Pejabat Pemkot Malang Ditunda, Wali Kota Mendadak Dipanggil ke Istana

Ilustrasi: Nampak sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang mulai meninggalkan gedung Grha Purva Praja, lokasi dijadwalkannya pelantikan pejabat eselon II-IV, Jumat (2/10/2026). (Santi/Lentera)
Ilustrasi: Nampak sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang mulai meninggalkan gedung Grha Purva Praja, lokasi dijadwalkannya pelantikan pejabat eselon II-IV, Jumat (2/10/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendadak ditunda, Jumat (2/10/2026). Padahal, sejumlah pejabat dan kepala perangkat daerah telah hadir di lokasi pelantikan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, memastikan agenda tersebut bukan dibatalkan, melainkan ditunda. Penundaan terjadi setelah Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mendapat undangan dinas mendadak dari Sekretariat Presiden untuk menghadiri agenda di Jakarta.

"Bukan pembatalan, tetapi penundaan. Karena Pak Wali mendadak siang ini juga saya diberitahu ajudan, Pak Wali mendapat undangan dinas ke Jakarta dari Sekretariat Presiden," ujar Dandung saat ditemui di lokasi, Jumat (2/10/2026).

Ia mengatakna undangan tersebut dinilai bersifat mendesak. Sebab, menurut informasi yang diterimanya, agenda tersebut tidak dapat diwakilkan maupun ditunda sehingga Wali Kota harus langsung bertolak ke Jakarta.

"Kalau dari Sekretariat Presiden sangat urgen mestinya. Tidak bisa diwakilkan dan tidak bisa ditunda, sehingga beliau langsung berangkat ke sana," katanya.

Meski demikian, Dandung mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang harus dihadiri Wali Kota Malang di Jakarta. Ia menyebut informasi mengenai undangan tersebut diterimanya secara mendadak. "Terkait kegiatannya apa, saya belum tahu juga karena mendadak," terangnya.

Sebelumnya, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan 176 pejabat tersebut telah masuk dalam agenda Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang. Prosesi dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.30 WIB di Gedung Grha Purva Praja, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Namun, hingga sekitar pukul 13.45 WIB, prosesi pelantikan belum berlangsung. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang yang sebelumnya berada di lokasi kemudian terlihat meninggalkan gedung.

Dandung menyebut, ratusan pejabat yang sedianya dilantik tersebut berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai eselon II hingga eselon IV. "Rencana kalau tidak salah sekitar 176. Mulai eselon 2 sampai eselon 4," katanya.

Terkait waktu pelaksanaan pengganti, Dandung belum memastikan jadwal baru pelantikan tersebut. Ia berharap prosesi pelantikan dapat kembali dijadwalkan dalam waktu dekat. "Mudah-mudahan secepatnya nanti kami hubungkan lagi," pungkasnya. (*)

 

Reporter: Santi Wahyu
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.