BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mengimbau dan meminta masyarakat, mewaspadai modus penipuan dalam proses rekrutmen pegawai di lingkungan KAI.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan pihaknya terus berkomitmen, untuk menghadirkan layanan transportasi massal terbaik bagi masyarakat.
"Guna mendukung transformasi dan keberlanjutan operasional perusahaan, KAI secara berkala membuka kesempatan berkarier, melalui rekrutmen resmi bagi talenta-talenta terbaik bangsa," tutur Tohari, Rabu (30/9/2026).
KAI Daop 7 Madiun memastikan, bahwa seluruh proses rekrutmen pegawai dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI.
Bagi masyarakat atau pencari kerja, berikut adalah poin-poin penting yang wajib diketahui:
• Sumber Informasi Resmi: Segala pengumuman lowongan kerja KAI hanya dipublikasikan melalui situs web resmi karier.kai.id.
• Sistem Pendaftaran Online: Seluruh proses lamaran dilakukan secara mandiri melalui portal resmi karier.kai.id. KAI tidak pernah menerima berkas lamaran fisik yang dikirimkan melalui pos atau instansi lain di luar ketentuan web resmi.
• Tahapan Seleksi Jelas: Proses seleksi KAI terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir hingga diklat. Setiap pengumuman hasil seleksi diumumkan langsung di akun peserta masing-masing pada situs resmi.
Selanjutnya, Tohari mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya adanya oknum atau pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan, dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI.
Oleha krena itu, Tohari menegaskan bahwa proses rekrutmen:
• Gratis & Tanpa Pungutan Biaya: Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi, atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen.
• Abaikan Janji Oknum: Segala bentuk penawaran yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang, fasilitas, atau hadiah tertentu dipastikan 100% adalah penipuan.
• Modus Pembayaran Tiket/Travel: Hati-hati terhadap modus penipuan di mana peserta diminta memesan tiket transportasi atau hotel melalui agen travel tertentu yang diarahkan oleh oknum penipu dengan dalih bagian dari tahapan rekrutmen.
DItambahkannya, KAI mengajak, masyarakat untuk turut aktif menyebarkan informasi ini agar tidak ada lagi pencari kerja yang dirugikan oleh pihak-pihak tertentu.
"Jika masyarakat menemukan atau menerima informasi mencurigakan terkait rekrutmen KAI, segera lakukan konfirmasi atau laporkan kepada pihak KAI. Mari wujudkan rekrutmen yang bersih, jujur, dan berintegritas bersama KAI," imbuhnya.
Reporter: Aos/Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
