27 September 2026

Get In Touch

HUT Ke-9, Lentera Grup Tegaskan Penguatan Teknologi AI

Founder Lentera Grup, Tarmuji Talmasci.
Founder Lentera Grup, Tarmuji Talmasci.

SURABAYA (Lentera) – Memasuki usia ke-9 tahun, Lentera Grup menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya melalui penguatan pemanfaatan artificial intelligence (AI). Transformasi tersebut menjadi bagian dari strategi Lentera Grup untuk menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Founder Lentera Grup, Tarmuji Talmasci mengatakan, pemanfaatan AI menjadi salah satu fokus inovasi internal grup ke depan. “Ini khususnya inovasi internal grup. Apa yang bisa dilakukan AI untuk media, itu yang kita kembangkan. Ada otomatisasi, hingga pendekatan berbasis AI yang belum ditemukan," ungkap Tarmuji, Jumat (25/09/2026).

Tarmuji menjelaskan, salah satu perubahan yang mulai terasa adalah dalam proses produksi konten. Kehadiran AI, kata dia, dapat membantu menyederhanakan sejumlah tahapan pekerjaan sehingga sumber daya manusia dapat lebih fokus pada aspek yang membutuhkan kreativitas, analisis, dan pengambilan keputusan.

“Konten sekarang dipermudah dengan AI,” katanya.

Namun, Tarmuji menegaskan bahwa pemanfaatan AI bagi Lentera Grup tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar efisiensi. Lebih lanjut, teknologi tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari kemampuan Lentera Grup dalam menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kedua, kita ingin menunjukkan bahwa kita menjadi solusi berbagai permasalahan,” tegasnya.

Menurut Tarmuji, salah satu bentuk pengembangan yang tengah diarahkan adalah kemampuan untuk memindahkan dan mengintegrasikan kapasitas profesional ke dalam sistem server internal. Dengan demikian, pengetahuan, kemampuan, serta berbagai sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat dikelola secara lebih terstruktur melalui infrastruktur teknologi yang dibangun sendiri.

“Misalkan kita bisa memindahkan kemampuan profesional dalam server. Kita memiliki server internal,” jelasnya.

“Adaptasi. Intinya memang banyak pengaruh, tetapi ini adalah hal baru,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.