25 September 2026

Get In Touch

Tol Prosiwangi Bakal Dibuka Gratis 14 Hari, Wajib Siapkan e-Toll

Jalan Tol Probolinggo Situbondo Banyuwangi (Prosiwangi) -Ist
Jalan Tol Probolinggo Situbondo Banyuwangi (Prosiwangi) -Ist

SURABAYA (Lentera) -Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) bakal segera dibuka dan dapat digunakan masyarakat.

Pada tahap awal, ruas tol tersebut akan dibuka tanpa tarif alias gratis selama 14 hari. Periode tersebut merupakan bagian dari uji coba operasional sebelum tol diberlakukan secara komersial.

Pengelola Tol Prosiwangi menyebut pembukaan gratis masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.

Dari sisi kesiapan, berbagai fasilitas penunjang operasional tol telah tersedia. Perlengkapan tersebut mencakup penerangan, rambu-rambu lalu lintas, hingga papan petunjuk arah.

Setelah periode uji coba 14 hari selesai, Tol Prosiwangi akan mulai beroperasi secara normal. Pengguna jalan nantinya harus membayar tarif tol sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Kendati belum dikenakan tarif selama masa uji coba, pengguna tetap dianjurkan membawa dan menggunakan kartu uang elektronik untuk transaksi tol.

Kehadiran Tol Prosiwangi diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus memperlancar pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Timur.

Tentang Tol Prosiwangi

Tol Prosiwangi, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai Tol Probowangi, merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang masuk dalam daftar proyek prioritas pemerintah pada 2026.

Pembangunan tahap pertama ruas ini dilakukan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB), perusahaan yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan pembangunan Tol Prosiwangi menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperluas jaringan konektivitas di Indonesia.

"Pembangunan tol ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah mewujudkan konektivitas merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita," ujar Rivan dikutip dari Kompas.

"Dengan selesainya Tahap I, kami optimis dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur sekaligus menekan kesenjangan infrastruktur antar wilayah," kata dia lagi.

Panjang Tol Probolinggo Banyuwangi 175,4 Kilometer

Tol Prosiwangi secara keseluruhan memiliki panjang 175,4 kilometer. Pembangunannya dibagi menjadi dua tahap.

Tahap pertama mencakup ruas Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 kilometer. Adapun tahap kedua akan melanjutkan pembangunan dari Besuki hingga Banyuwangi dengan panjang 125,72 kilometer.

Setelah ruas Probolinggo-Besuki beroperasi, waktu perjalanan diperkirakan menjadi jauh lebih singkat. Perjalanan yang sebelumnya membutuhkan sekitar 1 jam 15 menit dapat dipangkas menjadi sekitar 30 menit.

Kecepatan rata-rata kendaraan di ruas tersebut diperkirakan berada pada kisaran 80-100 kilometer per jam.

Untuk Tahap I, Tol Probolinggo Banyuwangi Situbondo dilengkapi tiga gerbang tol (GT), yakni:

  • GT Kraksaan
  • GT Paiton
  • GT Situbondo Barat

Selain gerbang tol, terdapat tiga simpang susun (SS), yaitu SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.

Apabila seluruh proyek telah rampung, Tol Prosiwangi akan terdiri dari tujuh seksi.

Seksi 1 Gending-Kraksaan memiliki panjang 12,88 kilometer. Berikutnya, Seksi 2 Kraksaan-Paiton membentang sepanjang 11,20 kilometer, sedangkan Seksi 3 Paiton-Besuki memiliki panjang 25,60 kilometer.

Sementara itu, Seksi 4 Besuki-Situbondo memiliki panjang 42,30 kilometer. Kemudian Seksi 5 Situbondo-Asembagus sepanjang 16,76 kilometer dan Seksi 6 Asembagus-Bajulmati sepanjang 37,45 kilometer.

Seksi terakhir adalah Seksi 7 Bajulmati-Ketapang yang memiliki panjang 29,21 kilometer.

Tol Prosiwangi termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dikelola oleh PT JPB.

Jika seluruh ruas telah tersambung dan beroperasi, jalan tol ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan antara Probolinggo dan Banyuwangi secara signifikan.

Perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang saat ini membutuhkan waktu sekitar lima jam melalui jalan arteri ditargetkan dapat ditempuh hanya sekitar dua jam menggunakan jalan tol.

Dengan demikian, Tol Probolinggo Banyuwangi nantinya menjadi bagian terakhir dari jaringan Tol Trans-Jawa yang membentang dari sisi barat hingga ke ujung timur Pulau Jawa (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.