DPRD Siap Dukung Pemkot Palangka Raya untuk Penambahan Anggaran Karhutla di APBD Perubahan 2026
PALANGKA RAYA (Lentera) - DPRD Kota Palangka Raya siap mendukung sepenuhnya langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya untuk melakukan penambahan anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu meminta penjelasan dari Pemkot Palangka Raya mengenai besaran anggaran penanganan karhutla yang telah tersedia dalam APBD. DPRD Palangka Raya juga akan mengevaluasi sejauh mana penggunaan anggaran tersebut dalam mendukung berbagai kegiatan penanganan karhutla yang telah dilakukan pemerintah daerah.
"Kami berharap pembahasan perubahan APBD ini bisa segera selesai, dan DPRD sangat mendukung langkah-langkah Pemkot untuk melakukan penambahan anggaran di perubahan APBD terkait penanganan karhutla," papar Subandi, Selasa (1/9/2026).
Lebih lanjut pihaknya akan mempertanyakan kepada Pemkot berapa anggaran yang sudah ada dan sejauh mana penggunaannya. Jika anggaran tersebut memang memerlukan tambahan, nantinya akan diupayakan untuk ditambah melalui perubahan APBD.
Subandi menegaskan, tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan penanganan karhutla yang tengah dilakukan Pemkot Palangka Raya. Pembahasan penambahan anggaran ini akan dilakukan bersama proses pembahasan APBD Perubahan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan DPRD melalui Badan Musyawarah.
Selain itu ia menjelaskan, tahapan tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan sebelum rancangan peraturan daerah memasuki tahap pembahasan lebih lanjut.
"Setelah melalui tahapan pemandangan umum fraksi-fraksi, akan dilanjutkan dengan jawaban atau tanggapan dari pemerintah, setelah itu kemudian memasuki pembahasan yang dilakukan oleh Badan Anggaran maupun Panitia Khusus," jelasnya.
DPRD juga menyoroti perkembangan realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026, tercatat mencapai lebih dari Rp 581,3 miliar atau sekitar 48,52 persen.
Subandi berharap realisasi pendapatan daerah dapat terus ditingkatkan hingga akhir tahun anggaran guna mendukung pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pemerintah.
"Proses pembahasan tentunya akan dilakukan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan, semoga pembahasan APBD Perubahan bisa selesai tepat waktu agar program pemerintah, termasuk penanganan karhutla, dapat dijalankan secara maksimal," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
