31 August 2026

Get In Touch

Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga, Pemkot Palangka Raya Gelar Pasar Murah di 10 Kelurahan

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat membuka Pasar Murah
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat membuka Pasar Murah

PALANGKA RAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya kembali menggelar Pasar Murah, serentak di 10 kelurahan, untuk menjaga stabilitas harga dan stok di masyarakat.

Langkah strategis ini dilakukan dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mengendalikan tingkat inflasi di daerah.

"Digelarnya pasar murah memiliki makna penting karena masih dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026," ujar Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Terminal Mihing Manasa tersebut, selain berfokus pada ketahanan pangan, juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat mengenai kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung.

Dimana fenomena ini, telah memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada munculnya kabut asap serta penurunan kualitas udara.

Fairid menambahkan, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Pemkot Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian berkolaborasi dengan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tuturnya.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung penanganan inflasi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Dalam program ini, Pemkot Palangka Raya menyalurkan 6.000 paket sembako murah yang didistribusikan ke 10 kelurahan sasaran strategis, yaitu Kelurahan Pahandut, Langkai, Panarung, Kereng Bangkirai, Palangka, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Danau Tundai, Bukit Tunggal, dan Menteng.

Setiap paket sembako terdiri atas 5 kg beras premium, 1 kg gula pasir, dan 1 liter minyak goreng premium yang dapat dibeli dengan harga Rp75.000 per paket setelah disubsidi. Kebijakan subsidi ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Pemkot Palangka Raya mengalokasikan total anggaran subsidi sebesar Rp300 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk subsidi pasar murah pada kegiatan Palangka Raya Community Battle sebesar Rp7,2 juta dan subsidi pasar murah di 10 lokasi sasaran sebesar Rp292,8 juta.

"Kami mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali yang mendesak, harus menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan perbanyak mengonsumsi air putih serta makanan bergizi," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Palangka Raya, perwakilan Perum Bulog Kanwil Kalteng, perwakilan Bank Indonesia Kalteng, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Palangka Raya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.