28 August 2026

Get In Touch

Sekitar 4.800 Pencari Kerja Berebut Loker di Jember Job Fair 2026

Kepala Disnaker Jember Hadi Mulyono dan Asisten Bupati, Indra serta sejumlah pihak saat membuka Jember Jib Fair 2026 di GOR Serba Guna.
Kepala Disnaker Jember Hadi Mulyono dan Asisten Bupati, Indra serta sejumlah pihak saat membuka Jember Jib Fair 2026 di GOR Serba Guna.

JEMBER (Lentera) - Sekitar 4.800 pencari kerja mengikuti Jember Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tenaga Kerja di Balai Serba Guna, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan pencari kerja dengan 59 perusahaan yang menyediakan 2.873 lowongan pekerjaan.

Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari Jember, luar daerah, hingga perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia. Beragamnya bidang pekerjaan yang ditawarkan memberikan pilihan bagi masyarakat untuk mencari posisi yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan masing-masing. Tingginya minat masyarakat menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan Job Fair tahun ini. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, menyebut jumlah pencari kerja yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 4.800 orang, atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. “Yang patut kita syukuri, jumlah peserta atau pencari kerja cukup banyak. Lebih dari dua kali lipat dari tahun kemarin, ada sekitar 4.800 sekian yang ikut mencari kerja,” ujar Hadi.

Untuk mengakomodasi tingginya jumlah peserta, pendaftaran Job Fair tahun ini dibuka melalui dua mekanisme, yakni secara daring dan langsung di lokasi. Selanjutnya, proses seleksi mengikuti tahapan yang ditetapkan masing-masing perusahaan. Hadi mengatakan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam Job Fair berjalan seiring dengan kondisi ketenagakerjaan Jember yang menunjukkan perkembangan positif.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Jember tercatat sebesar 3,06 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya serta berada di bawah tingkat nasional dan Jawa Timur. Meski demikian, angka tersebut tetap menjadi perhatian karena masih terdapat masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

Peningkatan penempatan tenaga kerja terus didorong sebagai salah satu bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesempatan tersebut turut dimanfaatkan Rasti Camelia, warga Tanggul Kulon, yang baru menyelesaikan pendidikan manajemen perkantoran pada Mei lalu. Ia datang ke Job Fair untuk mencari pekerjaan, khususnya pada posisi administrasi yang sesuai dengan bidang yang dipelajarinya.

“Adanya Job Fair ini bisa menjadi upaya bagi orang-orang yang masih belum bekerja untuk segera mendapatkan pekerjaan,” ujar Rasti.

Mewakili Bupati Jember, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, mengatakan Jember Job Fair merupakan wujud ikhtiar bersama untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan potensi sumber daya manusia Jember dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. “Jember Job Fair merupakan kegiatan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau penyedia jasa pekerjaan. Kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar bersama untuk membuka harapan, memperluas kesempatan kerja, serta mempertemukan potensi sumber daya manusia Jember dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri,” katanya.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berpartisipasi dalam Jember Job Fair 2026. Ia berharap dunia usaha terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam membuka kesempatan kerja dan memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, secara profesional dan berkualitas,” ujar Indra. (mok/ads)

Reporter: PJ Moko
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.