15 August 2026

Get In Touch

Dapur MBG di Mojokerto Meledak dan Terbakar, Lima Orang Terluka

Kondisi SPPG Puri Medali di Mojokerto yang meledak, Kamis (13/8/2026) tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB. (foto:ist/dtc)
Kondisi SPPG Puri Medali di Mojokerto yang meledak, Kamis (13/8/2026) tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB. (foto:ist/dtc)

MOJOKERTO (Lentera) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mojokerto Puri Medali di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, meledak dan terbakar, pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga mengakibatkan atap 4 ruangan ambruk dan melukasi lima orang, dengan tiga diantaranya mengalami luka bakar serius. Adapun atap bangunan ambruk, yaitu atap ruangan pemorsian, ruangan omprengan, kantor, serta ruang rapat.

Tidak hanya itu, ledakan yang diduga dari tabung elpiji juga disusul kebakaran besar, melahap bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan. Sedikitnya 2 truk PMK dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.

Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Bagianto menuturkan korban luka bakar berjumlah 3 orang pria, semuanya teknisi yang sedang memperbaiki masalah pada gas elpiji dan posisi mereka di depan ruang pemorsian.

"Yang terluka bakar 3 orang, teknisi pengisian gas. Kondisi 3 orang luka bakar 80 persen, yang paling parah Pak Edi yang punya gas sekalian teknisi sekitar 90 persen luka bakarnya," terangnya kepada wartawan di lokasi, Dusun/Desa Medali, Puri, Mojokerto, Kamis (13/8/2026) malam mengutip detik, Jumat (14/8/2026).

Satpam asal Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto ini menjelaskan, ketika terjadi ledakan, terdapat 13 orang di dalam SPPG. Yaitu dirinya, 9 relawan SPPG bagian persiapan, serta 3 teknisi gas.

"Kemarin habis diisi, mungkin ada kendala gasnya tidak keluar sehingga diperbaiki (oleh 3 orang teknisi)," jelasnya.

Informasi yang dihimpun detikJatim, tiga teknisi gas yang menderita luka bakar, saat ini dirawat di 2 rumah sakit berbeda. Satu orang di RSI Sakinah, Sooko, Mojokerto dan dua korban di RS Gatoel, Kota Mojokerto.

Yaitu Piter (36), asal Porong, Sidoarjo menderita luka bakar sekitar 63%, Edi Suyanto (55), warga Dusun Kalijaring, Desa Mikirip, Jetis, Mojokerto, serta Kwin Lan (48), warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto.

Tidak hanya itu, 2 relawan SPPG Mojokerto Puri Medali juga terluka, akibat ledakan ini, masing-masing Maulin Nikmah (35) dan Robiatul Adawyah (33), warga Dusun/Desa Medali.

Keduanya menderita luka di kepala, karena tertimpa plafon ruangan persiapan. Hingga saat ini, mereka menjalani perawatan di RSI Sakinah.

"Kepala saya tertimpa plafon ruangan yang runtuh. Sekarang kepala pusing, punggung juga sakit," tandas Robiatul.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin belum bisa memastikan, penyebab ledakan di SPPG Mojokerto Puri Medali tersebut.

"Mungkin nanti rekan-rekan kepolisian yang akan menyelidiki penyebabnya. Kami hanya fokus ke evakuasi korban dan pemadaman api," tandasnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.