09 August 2026

Get In Touch

Serunya 64 Tim Adu Layangan di Malang Solidarity Sky Fest 2026

Sejumlah tim melakukan pemanasan sebelum bertanding saling \
Sejumlah tim melakukan pemanasan sebelum bertanding saling \"sambit\" layang-layang di Malang Solidarity Sky Fest, Sabtu (8/8/2026).

MALANG (Lentera) - Sebanyak 64 tim dari sekitar 20 komunitas layang-layang se-Malang Raya meramaikan Malang Solidarity Sky Fest (MSSF) 2026 dengan adu sambitan layangan di Lapangan Layang-layang Gadang 12B, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (8/8/2026). Sejak siang hingga sore, para pelayang dari berbagai wilayah di Malang Raya saling beradu dalam kompetisi yang berlangsung selama 2 hari tersebut.

"Puluhan tim yang berpartisipasi ini berasal dari sejumlah wilayah di Malang Raya, di antaranya Gondanglegi, Singosari, Kota Malang, dan Kota Batu," ujar Ketua Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Kota Malang Mohammad Saiful Hamzah, Sabtu (8/8/2026).

Sosok pegiat olahraga tradisional yang sudah di level nasional ini, menilai keberadaan permainan layang-layang menjadi wadah positif untuk masyarakar khususnya generasi muda. Selain itu, layangan juga masuk dalam olahraga masyarakat, di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Saiful melihat MSSF 2026 ini mampu menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dinilai menjadi bagian dari upaya regenerasi pegiat layang-layang di Malang Raya. Menurutnya, aktivitas layang-layang telah berkembang selama puluhan tahun dan memiliki banyak komunitas.

"Harapan kami, layangan di Malang Raya ini bisa lestari. Soalnya ini sudah budaya. Sayang kalau sampai hilang, karena di sini banyak pelayang," katanya.

Saiful juga menyebut sejumlah pelayang dari Malang Raya kerap mengikuti perlombaan di luar daerah, seperti Jakarta dan Bandung. Bahkan, beberapa di antaranya mampu meraih prestasi.

Namun, ia berharap dukungan pemerintah terhadap para pegiat layang-layang di daerah dapat semakin ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana MSSF 2026, Deny Rahmawan menyebut festival ini tidak hanya sebagai ajang olahraga yang kompetitif. Akan tetapi, juga membuka ruang yang representatif sesuai tema yang diangkat yakni 'Bersatu di Langit, Melayangkan Kreativitas'.

"Terima kasih, para peserta yang telah berpartisipasi. Agenda ini selain menjadi pembibitan dan ajang kompetisi, juga menjadi kesempatan silaturahmi," tandasnya. (*)

 

Reporter: Santi Wahyu

Editor: Lutfiyu Handi 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.