23 July 2026

Get In Touch

Bupati Lamongan Serahkan Bantuan dan Dukungan pada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Yuhronur sEfendi saat menyerahkan bantuan kepada keluarga ABK KMN Enthok di Kantor Rukun Nelayan Blimbing, Kecamatan Paciran, Rabu (22/7/2026).
Bupati Lamongan Yuhronur sEfendi saat menyerahkan bantuan kepada keluarga ABK KMN Enthok di Kantor Rukun Nelayan Blimbing, Kecamatan Paciran, Rabu (22/7/2026).

LAMONGAN (Lentera) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan dan santunan kepada keluarga ABK Kapal Motor Nelayan (KMN) Enthok di Kantor Rukun Nelayan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Rabu (22/7/2026). KMN Enthok belum ditemukan sejak berangkat pada 3 Juni 2026 lalu dan Pencarian masih berlanjut oleh tim gabungan, penyisiran telah dilakukan mulai perairan Sulawesi, Madura, hingga Kangean.

Bupati yang akrab dengan sapaan Pak Yes ini menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam kepada keluarga para ABK. Dia juga menegaskan bahwa seluruh instansi maritim terus melakukan upaya pencarian secara maksimal, baik melalui patroli di laut maupun penyebaran informasi melalui berbagai media komunikasi pelayaran.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan komitmen Forkopimda Kabupaten Lamongan untuk membantu keluarga ABK KMN Entok, khususnya dalam memberikan dukungan pendidikan bagi anak-anak keluarga korban agar dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Entok. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan," tutur Pak Yes.

Bantuan merupakan kolaborasi Dinas Sosial, BPBD, Baznas, dan Korpri Kabupaten Lamongan yang berupa sembako dan sejumlah uang tunai. 

Selain memberikan bantuan, Pemkab Lamongan juga memastikan keberlanjutan perlindungan sosial bagi keluarga nelayan. Salah satunya melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan, saat ini telah menjangkau sekitar 24 ribu nelayan di Lamongan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja.

Tak hanya itu, Pemkab Lamongan juga berupaya mendukung masa depan anak-anak keluarga korban melalui Program Beasiswa Perintis, agar pendidikan mereka tetap dapat berlanjut meski tengah menghadapi musibah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang hingga kini masih bekerja melakukan upaya pencarian korban.

Mewakili keluarga korban, Ketua Rukun Nelayan Blimbing Nur Wahid, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan akan terus mendampingi keluarga korban, baik melalui bantuan sosial, perlindungan sosial, maupun dukungan pendidikan, sembari terus berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam proses pencarian.

Dalam kesempatan itu, perwakilan keluarga ABK KMN Entok menyampaikan bahwa kapal berangkat melaut pada 3 Juni 2026 dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Seluruh awak kapal yang berjumlah 18 orang masih terus diharapkan dapat segera ditemukan.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. mengatakan bahwa Polres Lamongan melalui Satpolairud akan terus mendukung dan berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya pencarian KMN Entok.

"Sat Polairud Polres Lamongan bersama seluruh unsur maritim terus bersinergi dalam mendukung pencarian KMN Entok. Kehadiran dalam audiensi ini merupakan bentuk empati sekaligus komitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta memastikan koordinasi pencarian tetap berjalan secara optimal." ujarnya. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.