21 July 2026

Get In Touch

Pemkab Jember Hadirkan Layanan Homecare dan Telemedicine, Perluas Akses Kesehatan hingga ke Rumah Warga

Bupati Jember Gus Fawait saat hadir dalam Sholawat Kampund di Desa Sumberpinang, juga menyampaikan akses kesehatan untuk masyarakat.
Bupati Jember Gus Fawait saat hadir dalam Sholawat Kampund di Desa Sumberpinang, juga menyampaikan akses kesehatan untuk masyarakat.

JEMBER (Lentera) - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat melalui layanan Homecare yang terintegrasi dengan Telemedicine. Inovasi tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung hingga ke rumah warga, khususnya bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem serta kelompok rentan yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Bupati Jember, Gus Fawait menjelaskan bahwa kebijakan tersebut lahir dari hasil pencermatan pemerintah terhadap berbagai aspirasi masyarakat. Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat kurang mampu tidak hanya berkaitan dengan biaya pengobatan, tetapi juga biaya dan keterbatasan ketika harus meninggalkan rumah untuk mendapatkan pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit.

"Kami mendengarkan banyak aspirasi masyarakat. Ternyata bagi saudara-saudara kita yang miskin dan miskin ekstrem, persoalannya bukan hanya biaya berobat, tetapi juga biaya ketika harus meninggalkan rumah menuju puskesmas atau rumah sakit, terutama bagi mereka yang menjalani pengobatan dalam waktu lama," ujar Gus Fawait, Senin (20/7). 

Melalui layanan Homecare, petugas kesehatan akan mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus memberikan pendampingan medis. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang menderita penyakit kronis, lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, serta anak-anak yang mengalami stunting agar memperoleh pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam setiap kunjungan, petugas akan membawa peralatan kesehatan, obat-obatan, serta memanfaatkan fasilitas Telemedicine sehingga masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga dokter subspesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.

Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang menerima layanan Homecare sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok yang membutuhkan. "Petugas kesehatan akan datang ke rumah-rumah warga, membawa peralatan kesehatan untuk pemeriksaan dasar, menyediakan fasilitas telemedicine dengan dokter umum, dokter spesialis bahkan subspesialis, membawa obat-obatan, sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menerima layanan Homecare. Ini adalah perjuangan untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember," jelasnya.

Lebih lanjut, Gus fawait menegaskan bahwa layanan Homecare dan Telemedicine merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan. Pemerintah juga ingin mencegah masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan akibat beban biaya dan dampak penyakit yang berkepanjangan dengan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses.

"Kami bertekad tidak boleh lagi ada warga Jember yang tidak mampu tidak bisa berobat ke rumah sakit atau puskesmas. Kami juga tidak ingin ada masyarakat yang jatuh miskin karena harus menanggung beban penyakit yang berkepanjangan. Melalui Homecare dan Telemedicine, pelayanan kesehatan akan hadir langsung ke rumah warga yang membutuhkan," tegas Gus Fawait. (mok/ads)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.