08 July 2026

Get In Touch

Sinergi Membuahkan Hasil, Bupati Gus Fawait Ungkap Kunci Sukses Jember Jinakkan Inflasi di Bawah Rata Rata Nasional

Bupati Jember Gus Fawait dalam sebuah acara bertemu dengan masyarakat setempat.
Bupati Jember Gus Fawait dalam sebuah acara bertemu dengan masyarakat setempat.

JEMBER (Lentera) –Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan taji dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di kala ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian, Kabupaten Jember justru berhasil mempertahankan tren positif dengan menjaga angka inflasi tetap terkendali. Angka inflasi di Jember bahkan tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi lintas sektor di lapangan. Keberhasilan menjaga stabilitas harga ini berdampak langsung pada kokohnya daya beli masyarakat serta perputaran roda ekonomi daerah yang tetap dinamis.

"Inflasi yang terkendali adalah hasil kerja bersama. Mari kita terus jaga stabilitas harga untuk kesejahteraan masyarakat Jember," ujar Gus Fawait, Selasa (7/7/2026).

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) per Juni 2026, Gus Fawait memaparkan indikator perekonomian Jember ke dalam beberapa poin krusial. Pertama, pergerakan harga dari bulan Mei ke Juni di Kabupaten Jember berada pada angka 0,11 persen. "Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa harga barang di pasar cenderung stabil dalam jangka pendek," ulasnya.

Kedua, akumulasi kenaikan harga dari awal tahun hingga Juni 2026 berhasil dipatok di posisi 1,35 persen. Hal ini menunjukkan bahwa lonjakan harga berkala dapat diredam dengan baik.

Secara tahunan, tingkat inflasi Jember menyentuh angka 3,13 persen. Angka ini masih berada di dalam koridor rentang sasaran nasional yang ditetapkan, yaitu di kisaran antara 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Bahkan, prestasi Jember semakin mentereng mengingat inflasi tahunannya sebesar 3,13 persen. "Jember sukses berada di bawah rata-rata inflasi nasional yang berada di angka 3,34 persen," terasnya.

Lebih lanjut, Bupati Jember, Gus Fawait, juga menjabarkan fluktuasi inflasi tahunan (YoY) Jember dari bulan ke bulan dalam setahun terakhir (Juni 2025 – Juni 2026) untuk memberikan gambaran transparansi publik. Pada 2025, Juni (1,70 persen), Juli (2,01 persen), Agustus (2,06 persen), September (2,44 persen), Oktober (2,53 persen), November (2,44 persen), dan Desember (2,77 persen).

Sementara pada 2026, inflasi Januari tercatat 2,80 persen. Jember sempat menghadapi tekanan inflasi tertinggi pada Februari di angka 4,86 persen. Namun, berkat intervensi cepat pemerintah, angka tersebut perlahan turun pada Maret (3,88 persen), April (2,88 persen), Mei (3,52 persen), hingga akhirnya berhasil ditekan kembali ke posisi 3,13 persen pada Juni 2026.

Menurut Gus Fawait, terkendalinya angka-angka statistik di atas memiliki arti yang sangat konkret di kehidupan sehari-hari warga Jember. Di antaranya, minimnya gejolak harga di pasar tradisional maupun modern, masyarakat tetap memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi kebutuhan hidupnya iklim usaha di Jember tetap bergairah karena kepastian harga, hingga pendapatan real yang diterima masyarakat tidak tergerus atau habis oleh lonjakan harga yang tak terkendali.

Selain itu, keberhasilan Pemkab Jember menembus target ini tidak diraih secara instan. Gus Fawait membeberkan empat strategi utama yang terus dijalankan secara konsisten. Pertama, memastikan sektor pertanian lokal terus berproduksi secara maksimal didukung oleh distribusi yang tanpa hambatan. Kedua, menggelar operasi pasar secara berkala dan menyediakan program pasar murah langsung ke kantong-kantong pemukiman demi menyetabilkan harga pangan pokok.

Ketiga, memaksimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang mengombinasikan gerak cepat Pemkab, Bank Indonesia (BI), Bulog, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat. Keempat, menjamin lini transportasi dan manajemen logistik berjalan efektif sehingga tidak ada penumpukan barang yang memicu kelangkaan. "Dengan ekonomi yang stabil, kita optimistis masyarakat Jember akan semakin sejahtera. Komitmen ini akan terus kita kawal bersama," pungkas Gus Fawait. (mok/ads)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.