SURABAYA (Lentera) -Hujan deras yang mengguyur Surabaya sejak sekitar pukul 02.00 hingga 06.00 WIB, Selasa (23/6/2026), menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang dan memicu kemacetan panjang pada jam sibuk pagi hari.
Dania, seorang guru di salah satu sekolah dasar negeri di kawasan Penjaringansari, harus menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam untuk mencapai tempat kerjanya akibat genangan dan kepadatan lalu lintas.
“Berangkat jam 05.55, sampai sekolah jam 07.30. Padahal masuk kerja jam 06.30,” ujar Dania kepada Lentera, Selasa (23/6/2026).
Ia menuturkan, genangan mulai terlihat sejak kawasan lampu merah Tanjungsari. Kondisi jalan disebut semakin parah ketika mendekati wilayah Simo.
“Dari arah lampu merah Tanjungsari sudah banjir jalanannya. Makin ke arah Simo wes Allahu akbar,” ungkapnya.
Menurut Dania, kondisi serupa telah berulang dalam beberapa waktu terakhir. Hampir setiap hendak berangkat bekerja, ia harus menghadapi hujan yang disertai kemacetan akibat genangan air di sejumlah titik.
“Sudah dua hari ini setiap akan berangkat kerja kena hujan dan macet,” katanya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung selama sekitar empat jam tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat, khususnya pekerja dan pelajar yang beraktivitas pada pagi hari.
Ia berharap genangan di sejumlah ruas jalan utama dapat segera ditangani agar tidak terus mengganggu aktivitas harian dan menyebabkan keterlambatan menuju tempat kerja maupun sekolah.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




.jpg)
