MADIUN (Lentera) - Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Madiun. Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang pesat serta keberadaan Lapangan Mberan sebagai pusat aktivitas masyarakat dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi saat menghadiri kegiatan Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Kelurahan Bangunsari, 9-10 Juni 2026.
Menurut Purnomo Hadi, Bangunsari memiliki berbagai potensi yang layak dikembangkan sebagai percontohan pembangunan wilayah selatan Kabupaten Madiun. Salah satunya adalah geliat UMKM yang terus tumbuh dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
"Bangunsari memiliki perkembangan UMKM yang sangat baik. Ditambah dengan keberadaan Lapangan Mberan yang sudah menjadi ikon masyarakat, kawasan ini berpeluang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Madiun," ujarnya.
Kegiatan Bahana Bersahaja menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Berbagai layanan disediakan secara langsung di lokasi, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, perizinan usaha, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan di tingkat kelurahan.
"Pemerintah hadir untuk memastikan program yang telah direncanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga juga dapat menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi," kata Hari Wuryanto.
Selain pelayanan publik, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat memanfaatkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Wabup Purnomo Hadi menuturkan, skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sejak dini, terutama terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Melalui kegiatan Bahana Bersahaja, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap Bangunsari dapat berkembang menjadi salah satu kawasan unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Madiun.(ADV)
Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo





.jpg)
