JAKARTA (Lentera) – Rumah Sakinah Muhammadiyah sukses menyelenggarakan kegiatan Masterclass “Sakinah yang Tertunda” di Kantor RW 013, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta, dari berbagai kalangan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap ketahanan dan keharmonisan keluarga.
Dalam rilis yang diterima, disampaikan acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Murni, dilanjutkan sambutan dari Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, M. Arif An, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Arif menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang kuat sebagai fondasi masyarakat yang sehat dan berkemajuan.
Kegiatan menghadirkan narasumber Coach M. Arfaini Alif, M.Pd., M.A., CPHR., CBA, seorang Transformational Islamic Coach, Islamic Counselor & Psychotherapist.
Melalui pendekatan Power of Heart Coaching, peserta diajak memahami akar konflik rumah tangga, memperbaiki pola komunikasi, mengelola emosi, serta membangun kebiasaan positif dalam keluarga.
Dalam paparannya, Coach Arfaini menegaskan bahwa keluarga sakinah bukanlah keluarga yang bebas dari masalah, melainkan keluarga yang mampu menghadapi berbagai ujian dengan komunikasi yang sehat, kasih sayang, dan nilai-nilai keislaman yang kuat.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi materi dan diskusi interaktif. Berbagai pengalaman dan persoalan keluarga dibahas secara terbuka untuk menemukan solusi yang konstruktif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Rumah Sakinah Muhammadiyah berharap dapat menjadi ruang pembelajaran, pendampingan, dan pemberdayaan keluarga guna mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
“Merawat keluarga bukan menunggu masalah selesai, tetapi belajar bertumbuh bersama dalam setiap keadaan.”
Rumah Sakinah Muhammadiyah merupakan lembaga layanan sosial yang bergerak dalam pendampingan keluarga, perempuan, anak, dan masyarakat rentan. Melalui berbagai program edukasi, konseling, dan pemberdayaan.
Rumah Sakinah Muhammadiyah berkomitmen, memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya.
Editor: Ais/Rls




.jpg)
