13 June 2026

Get In Touch

Pemkot Palangka Raya Minta Program MBG Perhatikan Pengelolaan Limbah

Limbah yang berasal dari program MBG
Limbah yang berasal dari program MBG

PALANGKA RAYA (Lentera) - Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diminta untuk tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, namun juga memperhatikan pengelolaan limbah yang dihasilkan untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan.

Terkait hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, menegaskan jika pengelolaan limbah merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program MBG, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

"Program MBG memberikan manfaat besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, namun pelaksanaannya harus diiringi dengan upaya perlindungan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang baik dan sesuai ketentuan,"papar Untung, Jumat (12/6/2026).

Ia menilai, program ini sangat baik bagi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah, namun aspek pengelolaan limbahnya juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Lebih lanjut Untung menjelaskan, aktivitas penyediaan makanan dalam program MBG berpotensi menghasilkan limbah berupa sisa makanan maupun limbah cair dari proses pengolahan masakan.

Itulah mengapa, menururtnya diperlukan sistem pengelolaan yang tepat agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya telah memiliki regulasi mengenai baku mutu dan standar teknologi pengolahan air limbah, yang dapat menjadi pedoman bagi seluruh pengelola kegiatan, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Karena itu pemahaman terhadap regulasi tersebut harus terus ditingkatkan agar setiap pelaksana program dapat menjalankan kegiatan dengan tetap memenuhi standar lingkungan yang berlaku," tuturnya 

Ia menambahkan, lewat sosialisasi yang diberikan, pihaknya berharap para pengelola kegiatan dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, serta mampu menerapkan teknologi pengolahan limbah secara tepat guna.

Selain penerapan teknologi pengolahan limbah, Untung juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola program, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Harapannya program MBG tidak hanya memberikan manfaat terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, melainkan juga menjadi contoh program pemerintah yang menerapkan prinsip berkelanjutan serta ramah lingkungan," tutupnya.

Reporter: Novita/Editor: Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.