10 June 2026

Get In Touch

Gempa di Lepas Pantai Filipina, Jepang Beri Reaksi, Indonesia: Waspada

Ilustrasi. Jepang keluarkan peringatan tsunami pascagempa di Filipina (iStockphoto)
Ilustrasi. Jepang keluarkan peringatan tsunami pascagempa di Filipina (iStockphoto)

SURABAYA (Lentera) -Gempa bumi dengan magnitudo 8,1 tercatat di lepas pantai Pulau Mindanao di Filipina, demikian menurut Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) pada Senin.

Gempa terjadi pada pukul 23:37 GMT dan berjarak sekitar 58 kilometer dari Kota General Santos yang berpenduduk sekitar 679.000 jiwa.

Pusat gempa dilaporkan memiliki kedalaman 57 kilometer.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat gempa.

Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami pascagempa yang mengguncang Filipina pada Senin (8/6).

Peringatan tsunami itu dikeluarkan di sepanjang sebagian besar pantai Pasifik, usai gempa besar di lepas pantai Filipina.

Dilansir AFP, Badan Meteorologi Jepang mengatakan tsunami hingga satu meter diproyeksikan akan melanda berbagai wilayah mulai pukul 11.30 pagi waktu setempat.

Gempa tersebut mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin pagi waktu setempat. Dilansir AFP, gempa kuat ini memicu peringatan tsunami di Filipina selatan.

BMKG RI juga telah mengeluarkan status siaga pasca gempa di Filipina.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami dengan status SIAGA di Minahasa, Bolaangmongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, Kota Bitung," kataDirektur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

"Dan status WASPADA di Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau," ujarnya menambahkan (*)

Editor: Arifin BH/berbagai sumber

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.