07 June 2026

Get In Touch

Mensos: 93 SR Permanen Dibangun, 100 Gedung Baru Disiapkan pada 2027

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabanan, Bali. (foto: Kemensos RI)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabanan, Bali. (foto: Kemensos RI)

TABANAN (Lentera) - Menteri Sosial (Mensos) RI, menyebut sebanyak 93 bangunan Sekolah Rakyat (SR) tengah dibangun pada tahap pertama tahun 2026, dan sekitar 100 gedung tambahan akan disiapkan pada tahun 2027.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, dibangun gedung permanen Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Untuk tahap ini ada 93," ujar Saifullah di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, melansir Antara, Minggu (7/6/2026).

Dijelaskannya, pembangunan gedung permanen tersebut berbeda dengan program Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini telah beroperasi di 166 titik di berbagai wilayah Indonesia. Gedung permanen dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu dengan sarana yang lebih lengkap.

Di Bali, salah satu proyek pembangunan gedung permanen berada di Kecamatan Karangasem dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Hingga saat ini, progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Pemerintah juga telah menyiapkan ekspansi pembangunan pada tahun depan. Gus Ipul, sapaan akrab Mensos RI ini mengatakan, lebih dari 100 gedung permanen baru akan dibangun sehingga kapasitas penerimaan peserta didik dapat meningkat secara signifikan.

"Tahun depan direncanakan tambah lagi lebih dari 100. Dengan begitu, tahun depan kita bisa menerima lebih dari 90.000 siswa secara keseluruhan," katanya.

Sebagai gambaran, Gus Ipul mencontohkan pembangunan Sekolah Rakyat di Sampang, Madura, yang dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu mulai jenjang SD, SMP hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa.

Selain ruang belajar, kompleks tersebut juga akan dilengkapi asrama guru, perpustakaan, laboratorium, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang kegiatan ekstrakurikuler.

Peninjauan SRMP 17 Tabanan turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Sekolah Rakyat dibangun untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi.

"Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya. Jadi, pembangunan kita sebagai bangsa, tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik," ujar Prabowo.

Editor: Santi 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.