06 June 2026

Get In Touch

Sebanyak 19 Karyawan PT BMI Lamongan Diduga Keracunan Uap

Salah satu karyawan PT Bumi Menara Internusa (BMI) menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah (RSI NU) Lamongan, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026). (foto:ist/Ant)
Salah satu karyawan PT Bumi Menara Internusa (BMI) menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah (RSI NU) Lamongan, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026). (foto:ist/Ant)

LAMONGAN (Lentera) - Sebanyak 19 karyawan PT Bumi Menara Internusa (BMI) menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah (RSI NU) Lamongan, setelah diduga mengalami keracunan saat bekerja di area produksi perusahaan tersebut. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Deket, AKP Akhmad Khusen membenarkan adanya 19 karyawan PT BMI yang menjalani perawatan di RSI NU Lamongan.

"Saat ini sudah mendapatkan perawatan medis. Jumlahnya ada 19 karyawan dan semuanya laki-laki, mereka merasakan mual dan pusing," katanya di Lamongan mengutip Antara, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, dugaan awal berdasarkan pemeriksaan sementara mengarah pada paparan uap dari area gudang produksi, yang terhirup para karyawan sehingga menyebabkan keluhan pusing dan mual.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut bersama Satreskrim, terkait uap dari gudang produksi yang diduga menyebabkan karyawan harus dilarikan ke rumah sakit," jelasnya.

Diungkapkannya, saat ini kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah Lamongan, Irmayanti membenarkan pihaknya menerima 19 karyawan PT BMI, untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan kepada belasan karyawan PT BMI. Hasil laboratorium bagus dan kondisi pasien sudah membaik," katanya.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi seluruh pasien terpantau membaik, meski masih menjalani observasi oleh tim medis.

Terkait penyebab pasti kejadian tersebut, Irmayanti mengatakan pihak rumah sakit masih melakukan evaluasi lebih lanjut.

"Masih kita observasi lebih lanjut, apakah karena terpapar zat lain atau tidak," paparnya.

Ia menambahkan, tim medis saat ini fokus melakukan pemantauan untuk memastikan perkembangan kondisi kesehatan para pasien.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh karyawan yang menjalani perawatan dilaporkan dalam kondisi stabil, sementara polisi dan pihak terkait masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut.

Sebagai informasi, PT Bumi Menara Internusa (BMI) merupakan perusahaan pengolahan hasil perikanan yang beroperasi di Kabupaten Lamongan.

Perusahaan tersebut memproduksi berbagai produk makanan laut untuk pasar domestik maupun ekspor, dan mempekerjakan ribuan tenaga kerja di wilayah setempat.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.