27 May 2026

Get In Touch

Penerbangan Keberangkatan Haji 2026 Rampung, OTP Garuda Indonesia Capai Rekor Tertinggi dalam 5 Tahun

Kloter pamungkas embarkasi Padang jemaah haji dibantu petugas untuk menaiki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (9/5/2026) -Kompas
Kloter pamungkas embarkasi Padang jemaah haji dibantu petugas untuk menaiki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (9/5/2026) -Kompas

JAKARTA (Lentera) -Maskapai pelat merah Garuda Indonesia telah merampungkan fase keberangkatan operasional penerbangan haji 1447 Hijriah/2026 yang berlangsung pada 21 April hingga 21 Mei 2026.

Pada periode tersebut, perseroan mencatat capaian ketepatan waktu penerbangan (on-time performance/OTP) sebesar 98,21 persen, yang menjadi rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir penyelenggaraan layanan haji.

Sebagai perbandingan, OTP pada 2025 tercatat 96,33 persen, 2024 sebesar 79,52 persen, 2023 sebesar 91,15 persen, dan 2022 mencapai 96,88 persen.

Penutupan fase keberangkatan ditandai dengan penerbangan terakhir yang mengangkut 360 jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) 81 Embarkasi Solo menuju Jeddah melalui penerbangan GA4117 pada Kamis (21/5/2026).

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyampaikan bahwa sepanjang fase keberangkatan, maskapai telah memberangkatkan total 102.955 jemaah calon haji dari 10 embarkasi menuju Tanah Suci.

“Capaian ketepatan waktu ini menjadi wujud komitmen kami dalam memastikan operasional penerbangan haji berjalan optimal, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah," kata Glenny dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

"Tentunya capaian ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk terus menjaga konsistensi layanan pada fase operasional berikutnya, khususnya menjelang fase kepulangan jemaah ke Tanah Air,” lanjut Glenny.

Adapun total jemaah yang telah diberangkatkan berasal dari embarkasi Banda Aceh sebanyak 5.484 jemaah, Medan 5.972 jemaah, Padang 5.374 jemaah, Jakarta 12.562 jemaah, dan Solo 29.039 jemaah.

Sementara itu, Yogyakarta 9.288 jemaah, Balikpapan 5.842 jemaah, Banjarmasin 6.804 jemaah, Makassar 16.728 jemaah, serta Lombok sebanyak 5.862 jemaah.

Mengutip dari Kompas, keberhasilan penyelenggaraan fase keberangkatan tersebut turut didukung oleh koordinasi intensif bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Haji dan Umrah RI, otoritas kebandarudaraan, regulator, serta seluruh pihak terkait lainnya dalam memastikan kesiapan operasional dan layanan penerbangan haji berjalan secara optimal.

Dia bilang, Garuda Indonesia saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan Fase II (Kepulangan) operasional penerbangan haji yang akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 30 Juni 2026.

Berbagai kesiapan terus dimatangkan, khususnya dalam memastikan kebutuhan layanan bagi jemaah lanjut usia (lansia) dapat terpenuhi secara optimal, mulai dari ketersediaan kursi roda, ambulift di sejumlah embarkasi, layanan buggy car, bus jemaah berfasilitas toilet, hingga kesiapan awak kabin Garuda Indonesia yang akan mendampingi jemaah selama penerbangan berlangsung.

“Kami akan terus memonitor pelaksanaan fase kepulangan guna memastikan seluruh proses kepulangan jemaah menuju Tanah Air dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga operasional penerbangan haji selesai dilaksanakan pada akhir Juni mendatang,” tegas Glenny.

Sebagai informasi, proses pemberangkatan ini dibagi dalam dua gelombang utama, yakni Gelombang 1 yang diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April hingga 6 Mei 2026, serta Gelombang 2 yang diberangkatkan menuju Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026.

Pelaksanaan keberangkatan dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama haji pada 21 April 2026 sebagai tahap awal sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.

Pada Gelombang 1, jemaah diarahkan terlebih dahulu ke Madinah untuk menjalani rangkaian ibadah Arbain, sedangkan Gelombang 2 langsung menuju Jeddah atau Mekkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.

Secara keseluruhan, fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini mencakup proses bertahap yang terjadwal ketat demi memastikan kelancaran operasional dan pelayanan bagi seluruh jemaah sebelum memasuki puncak ibadah haji di Arafah pada akhir Mei 2026 (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.