24 May 2026

Get In Touch

Delegasi Untag Surabaya Kunjungi Timor Lesete, Jajaki Kerja Sama Akademik

Perwakilan Untag Surabaya saat di Kota Dili, Timor Leste.
Perwakilan Untag Surabaya saat di Kota Dili, Timor Leste.

SURABAYA (Lentera) -Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melakukan kunjungan akademik dan penjajakan kerja sama dengan Timor Leste pada 20–22 Mei 2026.

Delegasi ini tidak hanya memperkenalkan program pendidikan, kunjungan tersebut juga membuka peluang kolaborasi riset, penguatan jejaring alumni internasional, hingga potensi puluhan mahasiswa Timor Leste untuk melanjutkan studi di Untag Surabaya.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Untag Surabaya, Sumiati, bersama Wakil Dekan Fakultas Teknik Faradlillah Saves serta Kaprodi Magister Teknik Sipil Hanie Teki Tjendani.

Selama berada di di Kota Dili, rombongan Untag Surabaya menjalankan sejumlah agenda strategis bersama instansi pemerintahan, perguruan tinggi, alumni, hingga Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Salah satu agenda utama dilakukan di Direktorat PU Timor Leste yang dihadiri puluhan pegawai dan mahasiswa aktif. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Untag Surabaya memperkenalkan berbagai program pendidikan sekaligus menjajaki peluang kerja sama akademik lanjutan.

“Dari hasil sosialisasi sementara, terdapat sekitar 13 calon pendaftar Program Magister Teknik dan beberapa peminat Program Profesi Insinyur,” kata Dr. Sumiati dikutip Sabtu (23/5/2026).

Selain itu, Untag Surabaya juga mengunjungi SMA dan SMK Colegio São Miguel Arcanjo untuk membuka komunikasi awal terkait kerja sama pendidikan. Meski sosialisasi belum terlaksana penuh karena sekolah sedang memperingati Independent Day, pihak Untag tetap melakukan pertemuan guna menjadwalkan agenda lanjutan.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke perusahaan kontraktor Lecha Lyan Pacific milik alumni Magister Teknik Sipil Untag Surabaya yang beroperasi di Timor Leste. Dalam pertemuan tersebut, Untag berdiskusi bersama alumni dan para karyawan mengenai peluang melanjutkan studi di Surabaya.

“Dari hasil pertemuan tersebut terdapat tambahan minat untuk Program Magister Teknik sekitar empat hingga lima orang, kemudian untuk Program Magister Manajemen sekitar tiga orang,” jelasnya.

Agenda strategis lainnya dilakukan melalui audiensi bersama KBRI di Dili yang diterima langsung oleh Kuasa Usaha Ad Interim Nugroho Yuwono Aribhimo bersama Fungsi Penerangan Sosial-Budaya Ratu Yulya Chaerani.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang beasiswa pemerintah bagi mahasiswa Timor Leste, kolaborasi expo pendidikan, hingga penguatan hubungan akademik antara Indonesia dan Timor Leste.

Tak hanya fokus pada kerja sama institusional, Untag Surabaya juga memperkuat hubungan antaralumni melalui forum bersama alumni yang tinggal di Timor Leste. Dalam forum itu, Untag menginisiasi pembentukan IKBA Diaspora Timor Leste sebagai wadah pemersatu alumni lintas program studi.

“Kami ingin alumni Untag Surabaya di Timor Leste memiliki wadah bersama agar jejaring dan kontribusinya semakin kuat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar dan visiting lecturer di perguruan tinggi setempat. Dr. Sumiati memberikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa dari empat program studi. Sementara itu, Dr. Faradlillah Saves dan Dr. Hanie Teki Tjendani mengisi seminar bidang teknik di Universidade da Paz.

Dalam diskusi bersama pimpinan fakultas di Timor Leste, Untag Surabaya juga menekankan pentingnya implementasi nyata kerja sama akademik, bukan sekadar penandatanganan dokumen.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada penelitian bersama, pengabdian masyarakat, pertukaran mahasiswa, program magang, publikasi ilmiah bersama, hingga keterlibatan dosen sebagai reviewer jurnal.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas MOU atau MOA, tetapi benar-benar diwujudkan dalam implementasi nyata yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” harapnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.