05 May 2026

Get In Touch

DPRD Palangka Raya Ingatkan Pengrajin Benang Bintik: Inovasi Kunci Bersaing

Benang bintik, batik dengan motif khas Kalimantan Tengah
Benang bintik, batik dengan motif khas Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA (Lentera) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery menaruh perhatian pada produk lokal Kalimantan Tengah (Kalteng), yakni kain benang bintik. Menurutnya, pengrajin benang bintik harus terus berinovasi agar dapat bersaing di pasar.

Khemal mengatakan, inovasi dapat dilakukan dengan tetap menjaga ciri khas sehingga tidak kehilangan identitas budaya daerah.

"Pengrajin harus berani mengembangkan motif dan teknik pewarnaan, tanpa meninggalkan karakter asli benang bintik," papar Khemal, Selasa (5/5/2026).

Ia menekankan agar pengrajin perlu untuk berani berinovasi, namun tetap menjaga kekhasan benang bintik agar tidak menghilangkan identitasnya.

Khemal berpendapat, inovasi penting agar produk benang bintik tidak sekadar meniru batik dari daerah lain. Karena identitas lokal justru menjadi kekuatan utama yang harus dipertahankan.

"Yang merupakan daya tarik adalah ciri khas daerah yang justru menjadi nilai jual, bukan meniru motif dari daerah lain,” tuturnya.

Menurut Khemal, keunikan dan nilai budaya yang melekat pada benang bintik menjadi daya tarik tersendiri di pasar. Dengan mempertahankan karakter daerah, produk lokal akan bisa bersaing lebih kuat, bahkan sampai menembus pasar internasional.

Selain inovasi, ia juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah. Mulai dari pembinaan, promosi, hingga membuka akses pasar bagi para pengrajin lokal.

“Jika inovasi terus dikembangkan dan tetap berakar pada budaya daerah, benang bintik dapat menjadi identitas unggulan sekaligus kebanggaan masyarakat Palangka Raya,” pungkasnya.

Reporter: Novita/Editor: Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.