25 April 2026

Get In Touch

Percepatan Infrastruktur 2026, Pemkot Surabaya Kantongi Rp800 Miliar dari PT SMI

MoU antara Pemkot Surabaya bersama PT SMI.
MoU antara Pemkot Surabaya bersama PT SMI.

SURABAYA (Lentera) - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur Kota Surabaya tahun 2026 mulai memasuki tahap konkret. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengantongi sekitar Rp800 miliar usai resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembiayaan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiar Rifa’i, mengatakan realisasi pembiayaan ini menjadi sinyal positif agar proyek-proyek strategis tidak mengalami keterlambatan. Dari total nilai tersebut, Rp300 miliar dialokasikan untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), sementara Rp500 miliar untuk pelebaran Jalan Wiyung, dengan skema bunga sekitar 5,7 persen.

"Ini sudah masuk tahap MoU, artinya pembiayaan yang direncanakan mulai terealisasi. Nilainya sekitar Rp800 miliar, dengan rincian Rp300 miliar untuk JLLB dan Rp500 miliar untuk pelebaran Jalan Wiyung," kata Bahtiar dikutip Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, pimpinan DPRD turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan kota.

"Kami dari pimpinan DPRD hadir menyaksikan penandatanganan MoU antara Wali Kota Surabaya dengan PT SMI. Harapannya tentu ini bisa segera ditindaklanjuti ke tahap pelaksanaan," tambahnya.

Bahtiar menegaskan, langkah selanjutnya yang paling krusial adalah percepatan eksekusi di lapangan agar manfaat pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.

"Kalau pembiayaannya sudah mulai terealisasi, maka pelaksanaannya juga harus segera bergerak. Supaya masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan tersebut," pungkasnya.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lenterasemarang.com.
Lenterasemarang.com.