JOMBANG (Lentera) - Dua pelajar tewas seketika usai terlibat kecelakaan lalu lintas, di mana sepeda motor yang digunakan berboncengan bertabrakan dengan sebuah truk di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Sabtu (25/4/2026) dini hari.
Dua pelajar yang tewas itu Andre (16) dan Candra (16), warga Kecamatan Ploso. Keduanya berboncengan mengendarai Honda Vario , S 3037 OCT bertabrakan adu muka dengan truk Mitsubishi Canter dikemudikan Maulana (24), warga Desa/Kecamatan Pace Nganjuk.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan kecelakaan berawal ketika sepeda motor Honda Vario 125 yang dikemudikan Andre membonceng Candra melaju dari arah barat ke timur.
Mereka diketahui berkelompok dengan sejumlah teman lainnya yang mengendarai sepeda motor dalam rombongan. Para pengendara sepeda motor ini melaju dengan kecepatan tinggi sambil bergurau di jalan raya, mengakibatkan mereka memenuhi jalur lalu lintas.
Mendekati tempat kejadian, sebuah truk Mitsubishi Canter yang dikendarai Maulana, melaju dari arah timur ke barat. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.
Truk dan sepeda motor bertabrakan keras, menewaskan kedua pengendara sepeda motor yang berada di posisi depan dan belakang. "Dua pelajar tersebut meninggal dunia seketika. Sedangkan pengemudi truk tak mengalami luka," kata Ipda Siswanto.
Polisi yang segera tiba di lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami sudah melakukan olah TKP. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi. Penyebab pasti kecelakaan ini masih kita selidiki," tambah Siswanto.
Saat ini, polisi terus mendalami kasus tersebut untuk mengetahui lebih lanjut penyebab terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa dua remaja tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat diamankan di Satlantas Polres Jombang.
Reporter: Sutono Abdillah/Editor: Santi





.jpg)
